Voli Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Taiwan, Finis Keenam Asian Games 2026
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 0-3 dari Taiwan dalam perebutan tempat kelima Asian Games 2026. Skuad Garuda Pertiwi pun finis di posisi keenam.
Sarijo, 50, anggota TNI AD saat menjajakan sate kronyos di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, pada Minggu (17/6/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Ada berbagai cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Seperti yang dilakukan oleh Sarijo, 50. Anggota TNI AD berpangkat Serda yang berdomisili di Dusun Potrobayan, Kalurahan Srihardono, Pundong, Bantul ini tidak malu mencari penghasilan tambahan dengan berjualan sate kronyos, di sela-sela tugasnya.
Pria yang berdinas di Koramil Panggang, Gunungkidul tersebut mengungkapkan kali pertama menjual sate kronyos pada 2017 silam. Menggunakan sepeda motornya, Sarijo, memilih menjajakan sate kronyos dagangannya ke sejumlah lokasi keramaian.
"Awalnya sempat grogi saat melayani pembeli. Lama-lama sudah terbiasa," kata pria yang mulai bergabung dengan TNI AD sejak 1996 ini saat menjajakan barang dagangannya di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Minggu (17/6/2024).
Menurutnya, keputusan berjualan sate kronyos, tidak hanya untuk mendapatkan cuan tambahan. Namun, juga sebagai bekal usaha jelang pensiun. Diharapkan, usahanya nanti berkembang pesat dan mampu menjadi penghasilan saat dirinya sudah pensiun nantinya.
"Saya sendiri tidak malu. Karena ini usaha yang halal. Apalagi jika ditekuni hasilnya lumayan untuk tambahan penghasilan," katanya.
BACA JUGA: Iduladha, Rerata Nasional Harga Bahan Pangan Turun kecuali Beras
Ia menceritakan, awalnya untuk lokasi jualan sate kronyos tidak menentu dan berpindah-pindah. Dalam perkembangannya, bapak tiga anak ini memilih berjualan di depan Kantor Kapanewon, Panggang, usai berdinas. Untuk dagangan, Sarijo menyatakan, semua telah dipersiapkan oleh istrinya. Sebelum akhirnya dirinya berjualan. "Sehari biasanya 400 tusuk sate kronyos biasa saya jual. Per tusuk, saya jual Rp2.000," paparnya.
Meski berjualan sate kronyos, Sarijo menyatakan tugasnya sebagai abdi negara tetap menjadi nomor satu. Oleh karena itu, jika dirinya berdinas, maka dirinya tidak akan berjualan. Sejauh ini, Sarijo mengaku mendapatkan dukungan dari beberapa pihak, baik rekan maupun atasan. "Asal tidak mengganggu tugas utama. Pesan beliau," ucap Sarijo.
Salah satu pembeli, Ningsih, 37, asal Sanden mengakui jika sate kronyos yang dijajakan oleh Sarijo enak. Selain gurih, ada rasa asin dan juga manis. "Ini sate kronyosnya beda. Lemaknya tidak menempel di mulut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 0-3 dari Taiwan dalam perebutan tempat kelima Asian Games 2026. Skuad Garuda Pertiwi pun finis di posisi keenam.
Air laut dalam berpotensi dikembangkan menjadi industri baru Indonesia, mulai dari air minum, mineral, pangan hingga akuakultur dan energi laut.
Tim verval mulai memeriksa gerai KDMP Kulonprogo. Gerai Tirtorahayu, Galur, disebut memiliki fasilitas fisik dan armada yang siap
Kopdes Merah Putih mulai soft launching Oktober 2026. Sekitar 23 ribu bangunan selesai, 17 ribu KDKMP menjalani verifikasi dan validasi.
Hadiah juara FIFA ASEAN Cup 2026 dikabarkan turun dari US$1 juta menjadi US$650.000. FIFA belum mengonfirmasi perubahan tersebut.
Simak 9 cara menghemat BBM saat berkendara di tengah kemacetan dengan eco-driving, mulai dari menjaga kecepatan hingga mengurangi idling.