Advertisement

SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo, Begini Tahapan Proses Relokasinya

Catur Dwi Janati
Kamis, 20 Juni 2024 - 20:17 WIB
Arief Junianto
SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo, Begini Tahapan Proses Relokasinya Suasana proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman yang sudah berada di dekat SDN Nglarang yang terdampak tol pada Rabu (19/6/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Proses pembangunan gedung baru untuk sekolah terdampak Tol Jogja-Solo di Tlogoadi masih menunggu penyelesaian administrasi tanah pengganti. SDN Nglarang di Tlogoadi menjadi satu-satunya sekolah yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman.

Humas PT. Adhi Karya pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto menegaskan jika pihak tol siap membangun ulang sekolah yang terdampak pembangunan tol.

Advertisement

Menurutnya, fasilitas umum yang terdampak tol tersebut memang harus diganti dengan bangunan yang sama representatifnya. "Jelas siap [membangun gedung baru] kan itu amanat. Jadi itu kan fasilitas umum yang harus kita ganti, dengan harapan secara gedung lebih baik lagi," kata Agung, Kamis (20/6/2024).

Hanya saja, saat ini proses konstruksi sekolah belum dapat dilaksanakan lantaran menunggu tahap administrasi di lokasi tanah pengganti. Tanpa melewati tahapan tersebut, proses konstruksi belum bisa dilakukan.  "Masih proses administrasi untuk tanahnya. Kan tanah penggantihya tanah [kas] desa di Tlogoadi," terangnya. 

Proses administrasi tanah pengganti kini masih digodok di Dispetaru Sleman. Sembari menunggu proses administrasi tanah pengganti rampung, pengembang tol tengah menyusun detail engineering design (DED) gedung sekolah baru untuk SDN Nglarang. "Kami sedang persiapan untuk itu DED-nya. Pembuatan DED nanti kita serahkan ke dinas, untuk dinas nanti menilai setelah itu baru kita eksekusi," terangnya. 

Ketika nanti proses administrasi tanah pengganti rampung, pengembang tol akan segera masuk ke area lahan dan melangsungkan proses konstruksi. Dalam perencanaannya, pembangunan gedung baru SDN Nglarang ditargetkan rampung enam bulan terhitung dari masuknya proyek ke area lahan pengganti. "Kami targetkan kemarin setelah DED keluar, enam bulan itu terus kami kerjakan fisiknya," tegasnya. 

BACA JUGA: Jadi Satu-satunya Sekolah Terdampak Proyek Tol, Begini Update Rencana Relokasi SDN Nglarang

Sebelumnya, Kepala SDN Nglarang, Sutarti mengatakan selama adanya proyek tol, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masih berjalan lancar. Hal ini tidak lepas pihak tol turut menyesuaikan aktivitas proyek dengan aktivitas KBM di sekolah.

Perihal rencana pemindahan, Sutarti ingin aktivitas KBM dipindah ketika gedung baru sudah rampung dibangun. Selema pembangunan gedung baru belum rampung, aktivitas belajar para siswa akan tetap dilangsungkan di bangunan yang lama.  "Memang saya minta dibangunkan dulu baru kita pindah. Jadi kegiatan kita [KBM] masih berjalan," ujarnya. 

Permintaan sekolah untuk gedung baru yang dibangun nanti pun tak muluk-muluk. Intinya Sutarti hanya ingin jumlah ruangannya harus sama dengan sekolah yang lama. Di gedung sekolah eksisting saat ini, SDN Nglarang memiliki enam ruangan kelas, satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, satu ruang PKG, satu musala, satu perpustakaan, toilet, laboratorium komputer, halaman upacara hingga tempat bermain.  "Kalau permintaan ya sama seperti ini, kalau ada tambahan ya alhamdulillah, minumal seperti ini," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penarikan Paspor Firli Bahuri, Ditjen Imigrasi Bakal Cek Ulang

News
| Selasa, 16 Juli 2024, 21:17 WIB

Advertisement

alt

6 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Bogor

Wisata
| Minggu, 14 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement