Advertisement
Hore! Bulan Depan, Pasar Bantul Dilengkapi Playground

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Konsep baru diusung oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul untuk menghidupkan kembali pasar yang ada di wilayahnya. Salah satunya adalah dengan menempatkan playground di Pasar Bantul pada Juli mendatang.
Kepala Bidang Sarana Perdagangan DKUKMPP Bantul Zona Paramitha mengatakan, jawatannya telah bersepakat dengan pihak ketiga untuk pengadaan dan operasional playground di Pasar Bantul. Nantinya, playground akan ditempatkan di lantai 2 sisi selatan Pasar Bantul. Zona menyebut keberadaan playground tersebut akan mulai beroperasional pada Juli 2024.
Advertisement
BACA JUGA: 12 Tanah Wakaf Dari Masjid Hingga Pondok Pesantren di Sleman Terdampak Tol Jogja-Solo
"Saat sedang mulai ditata tempatnya. Jadi nanti, disana tidak hanya ada playground. Karena nantinya pengunjung juga akan ditawari menu makanan. Begitu pengunjung memesan makanan, nanti, pengelola playground yang bekerja sama dengan pedagang kuliner di pasar akan langsung mengambilkan makanan tersebut dari sana," kata Zona, Jumat (21/6/2024).
Menurut Zona, langkah menempatkan playground di Pasar Bantul merupakan kali pertama. Diharapkan, keberadaan playground bisa menghidupkan aktivitas perekonomian pasar yang hingga kini masih terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, kata Zona, keberadaan playground juga bisa mengenalkan kepada anak terkait keberadaan pasar sejak dini.
"Ini sekaligus mewujudkan keinginan kami, jika pasar itu layak dan ramah terhadap anak. Jika ini berhasil, nanti akan kami lanjutkan ke pasar yang lainnya. Jadi untuk Pasar Bantul ini pilot projek," lanjut Zona.
Diakui Zona, sejatinya pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan dan juga memancing peningkatan jumlah pengunjung Pasar Bantul. Dinas sempat membuat pasar kuliner di lantai 2 Pasar Bantul pada saat pandemi Covid-19. Hanya saja, hal itu tidak bertahan lama. Sebab, imbuh, Zona, banyak kios di Lantai 2 Pasar Bantul yang dalam perkembangannya memilih tutup dan tidak beroperasional.
BACA JUGA: Ragam Agenda Budaya dan Doa Lintas Agama Digelar Peringati Haul Bung Karno ke-54 di Jogja
"Data di kami di lantai 2 itu ada 36 kios yang sekarang tutup. Untuk itu, kami harapkan dengan keberadaan playground ini bisa meramaikan dan membuat kios tersebut kembali buka," harap Zona.
Gandeng Seniman dan Mahasiswa
Selain di Pasar Bantul, Zona mengungkapkan, DKUKMPP Bantul juga mulai melakukan inovasi agar tingkat kunjungan masyarakat ke pasar meningkat. Beberapa waktu lalu, DKUKMPP telah bekerjasama dengan kampus dan mahasiswa ISI Yogyakarta dengan menggelar pameran lukisan di Pasar Imogiri.
"Dan, animonya ternyata cukup tinggi. Banyak generasi milenial dan muda yang datang. Hanya saja, ada satu catatan bagi kami, soal pembayaran. Sebab, banyak yang sejatinya ingin belanja, tapi belum banyak yang menggunakan pembayaran non tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Padahal generasi milenial ini kan lebih senang membayar pakai nontunai," ucap Zona.
Selain itu, saat ini DKUKMPP Bantul juga akan menghidupkan Pasar Niten dengan menggandeng seniman. Nantinya akan ada pertunjukkan seni di dalam Pasar Niten yang digelar oleh para seniman. Tujuannya, agar tingkat kunjungan warga ke Pasar Niten tidak menurun dan diharapkan aktivitas transaksi di tempat tersebut tetap terjaga.
"Untuk kapan pelaksanaan, saat ini sedang kami bahas," papar Zona.
Kepala Kantor Pasar Bantul Rohadi mengatakan dulunya kios yang ada di Pasar Bantul penuh dengan pedagang. Adanya pandemi Covid-19 telah berdampak kepada tingkat kunjungan warga ke pasar yang mengalami penurunan. "Akhirnya, kios yang sempat terisi tersebut kini banyak yang tutup," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement