29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
PPDB Online - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah antisipasi telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul jelang dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP tahun 2024 untuk jalur afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi.
PPDB SMP 2024 untuk ketiga jalur tersebut digelar mulai Senin (24/6/2024) sampai Rabu (26/6/2024) dan digelar secara daring. Adapun kuota untuk jalur afirmasi paling banyak 15%, perpindahan orang tua paling banyak 5% dan prestasi paling banyak 25% dari daya tampung.
BACA JUGA: PPDB SMA 2024: Orangtua dan Calon Siswa di Sleman Masih Bingung Soal Pangajuan Akun
Kasi Kurikulum SMP Disdikpora Bantul Himawan Sulistya mengatakan, sejumlah persiapan telah dilakukan pihaknya agar pelaksanaan PPDB tingkat SMP tahun 2024 untuk jalur afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi bisa berjalan optimal. Selain telah menyurati PLN terkait dengan pasokan listrik, Disdikpora juga telah berkoordinasi dengan Diskominfo terkait dengan penyediaan internet.
"Jadi karena ini kan digelar online, kami minta ke PLN sementara tidak ada pemadaman. Untuk jaringan internet, kami minta Diskominfo untuk membantu kami," kata Himawan, Sabtu (22/6/2024).
Terkait dengan persoalan teknis lainnya, Himawan menegaskan, Disdikpora telah melakukan berbagai antisipasi. Untuk jalur perpindahan tugas orang tua, Disdikpora telah membuka layanan offline untuk memasukkan data siswa ke sistem pada 10 sampai 14 Juni lalu.
"Jadi semua datanya telah kita masukkan ke data Dapodik. Ini sebagai antisipasi jika nantinya pada saat pelaksanaan mengalami kesulitan untuk menginput," lanjut Himawan.
Sedangkan untuk jalur afirmasi dengan kuota paling banyak 15%, Himawan mengungkapkan, jawatannya telah berkoordinasi dengan Dinsos Bantul terkait dengan verifikasi data keluarga miskin. Dinsos telah membuka posko bersama dengan Disdikpora guna memastikan jika mereka yang ikut PPDB lewat jalur afirmasi benar-benar dari keluarga miskin.
Wajib terima anak disabilitas
Sementara untuk afirmasi disabilitas, Himawan menyatakan, Disdikpora Bantul menjamin mereka diterima. Hal ini sesuai dengan Perka Juknis PPBD 2024, yang menyebutkan wajib menerima anak disabilitas.
"Tapi, kalau jumlahnya sendiri, kami perkirakan tidak banyak. Tahun lalu jumlahnya tidak sampai sepuluh, rata-rata mereka yang slow learning," terang Himawan.
Menurut Himawan, sebelum membuka jalur afirmasi disabilitas, pihaknya juga telah meminta kepada orang tua siswa datang ke posko yang didirikan PPDB. Dari sana, ada petugas yang mengarahkan nantinya anak disabilitas itu akan dimasukkan ke sekolah mana.
"Karena memang harus disesuaikan juga dengan SMP yang juga memiliki guru untuk anak disabilitas," jelas Himawan.
Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto mengungkapkan, ada empat jalur dalam proses PPDB SMP 2024. Empat jalur tersebut adalah afirmasi, jalur zonasi, jalur perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi.
Sementara untuk pelaksanaan, Disdikpora Bantul membagi menjadi tiga gelombang, yakni gelombang pertama (22 sampai 25 April 2024) untuk PPDB kelas khusus olahraga (KKO), gelombang kedua untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi yang digelar mulai 24 sampai 26 Juni 2024.
"Sedangkan jalur zonasi digelar mulai 1 sampai 3 Juli 2024. Dan untuk jalur zonasi ini, akan berbasis data pedukuhan dengan satuan pendidikan menjadi titik pusat (episentrum) penentuan zonasi," katanya.
Menurut Nugroho, pada PPDB SMP 2024 ini pihaknya menyediakan daya tampung sebanyak 8.640 siswa. Sementara jumlah lulusan SD/MI dan paket A di Kabupaten Bantul pada 2024 adalah sebanyak 13.685 siswa. Artinya, ada 6.112 siswa yang tidak tertampung di SMP Negeri pada PPBD SMP 2024 bisa masuk ke sekolah MTS dan swasta.
"Jadi tidak ada yang tidak dapat sekolah di tingkat SMP nantinya," ucap Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.