Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Warga duduk di tepian ladang dengan latar belakang kebakaran Gunung Merbabu di Jlarem, Gladagsari, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2023)./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY mengimbau masyarakat yang tinggal di areal pegunungan untuk mewaspadai potensi munculnya kebakaran lahan. Musim kemarau yang mulai masuk di wilayah setempat disinyalir rentan menyebabkan fenomena kebakaran lahan terutama di perbukitan dan pegunungan.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengakui wilayahnya memang rentan terjadi kebakaran lahan saat musim kemarau. Oleh karenanya ia meminta masyarakat agar tidak membakar sampah di lahan kering terutama di hutan atau di tempat yang mudah terbakar.
"Semua pihak harusnya ikut membantu terutama dari kesadaran masyarakat ketika membuka lahan itu banyak yang membakar. Harapanya jangan dibakar karena mudah sekali menjalar apalagi kalau misalnya kekeringan itu disertai dengan angin kencang," katanya, Senin (24/6/2024).
Ia menyebut, Satlinmas dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) nantinya akan bergerak memeberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan BMKG yang menyatakan kemarau kering baru akan terjadi di dasarian dua dan tiga di bulan Juli.
"Kalau Juni masih kemarau basah, artinya kemarau terus tiba-tiba ada hujan ringan," ujarnya.
Selain itu, personel Dankarmat di tiap kabupaten kota juga sudah diperingatkan untuk senantiasa waspada dengan potensi kebakaran lahan. Setiap wilayah nantinya diminta untuk saling mendukung jika insiden kebakaran terjadi di suatu titik.
"Artinya tidak terbatas pada lingkup wilayah administrasi, karena kami sudah ada perjanjian dengan kabupaten/kota. Misal ada kejadian di Sleman maka wilayah kota atau Bantul dan Kulonprogo bisa ikut membantu memadamkan," ungkapnya.
Ditambahkan, pada tahun lalu ada sebanyak 530 kasus kebakaran lahan yang ada di DIY. Sementara kebakaran rumah mencapai angka 35-50 kasus. "Yang paling banyak memang kebakaran hutan tetapi itu skalanya kecil-kecil. Faktor yang dominan penyebabnya karena kelalaian dan membakar sampah ditinggal," pungkasnya.
Sebelumnya Stasiun Klimatologi DIY mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis belum lama ini yang ditandai dengan berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya, dalam jangka waktu yang panjang dengan kurun waktu bulanan, dua bulanan dan seterusnya.
Kepala Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan curah hujan hingga tanggal 20 Juni 2024 dan prakiraan peluang curah hujan dua dasarian kedepan, maka terdapat potensi kekeringan meteorologis dengan status siaga.
"Artinya telah mengalami hari tanpa hujan >31 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm/dasarian dengan peluang terjadi diatas 70% di Kabupaten Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul," jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat serta pemerintah daerah setempat yang berada dalam wilayah peringatan dini untuk mengantisipasi dampak kekeringan meteorologis ini pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan.
"Juga pengurangan ketersediaan air tanah dan peningkatan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
KAI Daop 6 Yogyakarta menertibkan kios liar dan PKL di kawasan selatan Stasiun Yogyakarta untuk mengembalikan fungsi trotoar, jalan, dan area parkir.
Pengenalan produk ini dikemas secara eksklusif melalui sesi Regional Press Gathering yang diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026 bertempat di Astra Motor Saf
Ronald Koeman resmi mundur sebagai pelatih Timnas Belanda usai De Oranje tersingkir di Piala Dunia 2026. Ia mengungkap alasan pribadi terkait kondisi kesehatan
Musim kemarau membuat ular lebih sering masuk permukiman di Sleman. Damkar mencatat 1.176 evakuasi hewan liar dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.
PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan bek tengah Andy Setyo setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim.