Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Anak difabel - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja akan menambah jumlah SMP swasta penerima peserta yang tidak lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri jalur afirmasi penyandang disabilitas. Hal ini menindaklanjuti jumlah peserta didik yang tidak lolos PPDB SMP negeri afirmasi disabilitas yang cukup banyak.
Kepala Bidang Pendidik Tenaga Kependidikan Data dan Sistem Informasi Disdikpora Kota Jogja, Manarima, mengatakan pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan empat SMP swasta yang ditunjuk untuk menerima peserta PPDB SMP Negeri jalur afirmasi disabilitas.
Namun, ternyata empat tersebut hanya mampu menampung 15 siswa. Sedangkan, jumlah peserta PPDB jalur afirmasi disabilitas yang tidak diterima di SMP negeri lebih dari itu.
“Ternyata empat sekolah itu tidak cukup untuk menampung peserta didik yang tidak diterima di SMP negeri itu,” katanya, Sabtu (29/6/2024).
Dia menyebut ada 39 peserta PPDB jalur afirmasi disabilitas yang tidak diterima di SMP Negeri. Untuk menindaklanjuti hal ini, pihaknya akan mengkoordinasikan sekolah-sekolah swasta mana saja yang dijadikan tambahan tempat untuk menerima kelebihan ini.
BACA JUGA: Forpi Sebut Zonasi Padukuhan pada PPDB 2024 di Bantul Banyak Dikeluhkan
Adapun jumlah pendaftar PPDB SMP Negeri jalur afirmasi disabilitas sebanyak 179 peserta dengan kuota 173 kursi. Setelah melalui seleksi berdasarkan jarak ada 140 peserta didik yang diterima, sehingga masih ada 33 kuota yang kosong.
Ia mengakui masih ada kuota afirmasi disabilitas PPDB SMP negeri itu. Menurutnya masih adanya kuota yang kosong itu salah satunya biasanya peserta berkebutuhan khusus menghindari sekolah-sekolah tertentu karena faktor jarak sekolah yang jauh sehingga tidak dipilih.
“Prinsipnya sebenarnya tidak masalah, tinggal mencari sekolah swasta yang ditunjuk dan di-SK-kan. Selanjutnya ULD [Unit Layanan Disabilitas] akan menawarkan ke siswa sekolah-sekolah swasta. Jika bersedia akan ditempatkan ULD, lalu akan diberikan JPD [Jaminan Pendidikan Daerah]. Kita sudah siapkan regulasi terkait JPD,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Layanan Disabilitas (ULD), Bidang Pendidikan dan Resource Centre Disdikpora Kota Jogja, Aris Widodo, menyampaikan pada tahun-tahun sebelumya semua pendaftar jalur afirmas disabilitas bisa diterima dan terdistribusikan ke seluruh SMP negeri di Kota Kota Jogja karena PPDB masih manual belum sistem daring.
BACA JUGA: Menteri Basuki dan Rektor UGM Lepas 7.162 Mahasiswa KKN PPM
Sekarang, dengan sistem online real time, calon peserta didik yang sudah memilih tiga sekolah dan diseleksi berdasarkan jarak, apabila ketiga sekolah itu terpenuhi kuotanya, otomatis akan terlempar keluar. Maka diperlukan penyaluran siswa ke sekolah swasta.
“Kita punya program yang kita salurkan ke swasta dan ada dana JPD. Jadi peserta yang sudah verifikasi dan terlempar [tidak diterima]boleh memilih sekolah swasta yang ditunjuk. Sejauh ini sudah ada beberapa yang masuk,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Han So Hee ingin menikah sebelum usia 40 tahun dan memiliki anak. Ia bahkan siap vakum dari dunia hiburan demi mendampingi anak.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!
Penjualan mobil Agustus 2026 tembus 81.756 unit secara wholesales dan 83.422 unit retail, menjadi rekor tertinggi tahun ini.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.