PAN Kota Jogja Siapkan Strategi Pemenangan Pileg dan Pilwalkot
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Hacker pembobol Pusat Data Nasional (PDN) mengumumkan akan mengembalikan data yang dibobolnya pada Rabu (3/7/2024). Hacker mengaku akan memberikan data yang dicurinya secara gratis. /Twitter-X.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelompok pembobol Pusat Data Nasional (PDN) mengumumkan akan mengembalikan data yang dibobolnya pada Rabu (3/7/2024). Hacker mengaku akan memberikan data yang dicurinya secara gratis.
"Geng ransomware Brain Cipher mengumumkan bahwa mereka akan merilis kunci dekripsi secara gratis pada hari Rabu ini. Mereka menekankan pentingnya pendanaan dan spesialis di bidang keamanan siber. Permohonan maaf disampaikan kepada Indonesia atas gangguan yang terjadi. Mereka meminta pengakuan publik atas keputusan mereka," tulis akun X (twitter) @stealthmole_int Selasa (2/7/2024).
Ransomware gang Brain Cipher announced they'll release decryption keys for free this Wednesday. They emphasized the need for cybersecurity funding and specialists. Apologies to Indonesia for the disruption. They request public acknowledgment of their decision. pic.twitter.com/FNNg0YsoAp
— Fusion Intelligence Center @ StealthMole (@stealthmole_int) July 1, 2024
BACA JUGA : Turut Jadi Korban Serangan Siber PDN, Begini Respons Muhammadiyah
Melalui pesan di tangkapan layar, pelaku menyebutkan akan memberikan kunci data secara gratis. Ia berharap bahwa serangan itu membuat pemerintah Indonesia menyadari betapa pentingnya mendanai industri dan merekrut spesialis yang berkualifikasi.
"Serangan kami tidak memiliki konteks politik, hanya sebagai bagian dari pengujian penetrasi dengan pembayaran setelahnya," katanya.
Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena dampak yang ditimbulkan. "Kepada warga Indonesia, kami mohon maaf atas dampak yang dirasakan oleh semua orang. Kami juga meminta pengakuan dan konfirmasi publik bahwa kami telah secara sadar dan mandiri mengambil keputusan ini," tulisnya.
Jika pemerintah malu berterima kasih secara langsung kepada peretas, maka bisa mengirimkannya via pos. "Jika perwakilan pemerintah menganggap tidak pantas untuk berterima kasih kepada peretas, Anda dapat melakukannya secara pribadi di kantor pos," tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.