Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Petugas Damkarmat Jogja memadamkan api di SD Bhayangkara, Klitren, Rabu (10/7/2024). /ist Damkarmat Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Satu kelas di SD Bhayangkara, jalan Kemakmuran, Klitren, Kota Jogja terbakar pada Rabu (10/7/2024). Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kepala Dinas pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja, Taokhid, menjelaskan kebakaran terjadi pukul 08.45 WIB. “Objek yang terbakar ruang kelas, dengan luasan yang terbakar 1×2 meter persegi,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menuturkan kebakaran bermula ketika guru piket mendengar ledakan di ruang kelas lantai 2. Setelah dicek, ternyata terjadi kebakaran. “Guru tersebut lalu menghubungi Dinas Damkarmat Jogja. Sambil menunggu, guru piket berusaha memadamkan api dengan tiga apar,” katanya.
Satu regu Damkarmat Jogja diterjunkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman api berlangsung sekitar 25 menit. “Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.
Bareskrim Polri menangkap 71 orang dari aktivitas judi casino di Sukoharjo. Sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Sultan menyoroti warga miskin yang desilnya naik hingga kehilangan bantuan. Pemda DIY dan BPS membahas persoalan tersebut.