Advertisement
Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Ruas Maguwo-Trihanggo: Pengajuan Pencairan Uang Ganti Rugi Ditarget Akhir 2024

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Proses pembebasan lahan tol Jogja-Solo yang terdiri atas ruas tol Maguwo-Trihanggo dengan ruas Jogja-Bandara YIA Kulonprogo terus berproses.
Ruas Maguwo-Trihanggo atau sepanjang Ringroad Utara Sleman ini diperkirakan panjang 7,21 kilometer, adapun ruas tol Jogja-YIA Kulonprogo sepanjang 38,57 kilometer.
Advertisement
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogja-Solo Dian Ardiansyah menjelaskan pembebasan lahan kedua ruas jalan tol tersebut saat ini masih berproses. Khusus untuk ruas Maguwo-Trihanggo saat pengukuran lahan terdampak saat ini telah terselesaikan.
BACA JUGA : Tiga Bidang Tanah Tol Jogja-Solo di Sleman Belum Dibebaskan, Ini Kendalanya
"Beberapa waktu lalu sempat ada lahan yang dilakukan pengukuran ulang, tetapi saat ini sudah selesai semuanya," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (16/7/2024).
Ia menambahkan setelah pengukuran, tahapan selanjutnya memasuki pendataan bangunan dan tanamam terdampak yang akan dilakukan Satgas B. Adapun Satgas ini di dalamnya selain berisi dari BPN, juga melibatkan Dinas PU hingga Dinas Pertanian.
Dian berharap pendataan bangunan dan tanaman ini bisa berjalan di Juli 2024 ini dan segera terselesaikan. Sehingga pada Agustus mendatang bisa dilanjutkan dengan pengumuman untuk memberikan waktu kepada warga terdampak tol Jogja-Solo untuk melakukan sanggahan selama 14 hari.
"Pengumuman itu biasanya kami tempel di kalurahan selama 14 hari kerja, setelah itu warga atau pemilik lahan diperbolehkan untuk melakukan sanggahan kalau ada yang tidak cocok," katanya.
Menurutnya appraisal atau penghitungan nilai tanah, bangunan dan tanaman akan dilakukan setelah pendataan selesai. Melihat perkembangan tahapan yang berjalan sesuai perencanaan, ia optimistis pengajuan pencairan ganti rugi lahan terdmpak tol Jogja-Solo ruas Maguwo-Trihanggo dapat dilakukan pada akhir 2024 ini.
"Target appraisal berharapnya Agustus sudah bisa masuk appraisal. Mudah-mudah sudah bisa [untuk pengajuan pencairan ganti rugi ke LMAN di jelang akhir 2024], memang mungkin belum semuanya tetapi mudah-mudahan sudah ada yang bisa diajukan [ke LMAN]," ujarnya.
BACA JUGA : Satu Bidang TKD Condongcatur Terdampak Tol Jogja-Solo
Dian memastikan desain yang diterima dari sisi tim pembebasan lahan tol Jogja-Solo sampai saat ini tidak ada perubahan dan berjalan sesuai perencanaan. Di mana ruas Maguwo-Trihanggo akan melayang di atas Ringroad Utara Sleman. Akan tetapi hanya ada satu titik tepatnya di simpang empat Monjali akan turun ke bawah.
"Selain itu di setiap perempatan, nanti mecah [jadi dua ruas terpisah] ke kiri dan ke kanan. Kemudian untuk di sekitar Fly Over Jombor, kalau sesuai dengan pembebasan lahan, semuanya [konstruksi] nanti berada di sebelah selatannya [fly over], sampai nanti tersambung ke barat," katanya.
Ruas Tol Jogja-Bandara YIA
Dian mengatakan Tol Jogja-Solo untuk ruas Jogja-Bandara YIA menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini sudah ada empat kalurahan yang sudah memasuki tahapan pengumuman dan memberikan kesempatan sanggahan kepada terdampak.
Empat kelurahan ini merupakan tahapan tercepat mendekati pencairan ganti rugi. Karena setelah sanggahan akan dilakukan appraisal dan kemudian diajukan pencairan ganti rugi terdampak tol Jogja-Solo ruas Jogja-YIA ke LMAN bisa segera dilakukan.
"Ada 4 kelurahan yang progressnya cepat, tetapi saya belum terima suratnya [data detailnya], paling cepat sampai pengumuman, persiapan penilaian untuk appraisal. Bisa masuk LMAN sampai akhir tahun ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement