Gempur Rokok Tanpa Cukai di Gunungkidul Ratusan Ribu Batang Diamankan
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Kemesraan antara PDI Perjuangan dengan Calon Petahana Kustini Sri Purnomo di Pilkada 2019 sepertinya tidak akan terulang di pemilihan tahun ini. Pasalnya, partai berlambang moncong putih ini dikabarkan merapat ke Koalisi Sleman Bersatu (KSB) yang dipastikan mengusung Harda Kiswaya sebagai calon bupatinya.
Kabar ini dihembuskan oleh Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi. Menurut dia, partai koalisi di KSB bertambah dengan masuknya PDI Perjuangan untuk maju bersama di Pilkada 2024.
Keputusan maju bersama terlihat dalam pertemuan KSB yang diselenggarakan pada Kamis (25/7/2024). “Ya mas, PDI Perjuangan sudah masuk ke KSB. Kami juga sudah melakukan rapat bersama,” kata Janu, Selasa (30/7/2024).
BACA JUGA : Dukung Harda Kiswaya di Pilkada Sleman, Ini yang Diharapkan oleh Relawan Difabel
Dia menjelaskan, untuk calon, KSB sudah pasti mengusung mantan Sekda Sleman sebagai bakal calon bupati. Adapun calon wakilnya, Janu mengakui masih dibahas dan bakal diumumkan dalam waktu dekat ini.
“Nunggu waktu yang tepat. Kita tunggu dalam waktu dua atau tiga hari ke depan,” katanya.
Kabar masuknya PDI Perjuangan ke KSB, diamini oleh bakal calon bupati, Harda Kiswaya. Meski tidak menyebut nama, tapi ia mengakui bahwa dukungan partai koalisi bertambah satu partai yang memiliki wakil di DPRD Sleman. “Ada satu partai parlemen yang masuk ke KSB,” katanya.
Disinggung terkait dengan pendamping, Harda mengaku sudah mulai mengerucut. Hanya saja, ia belum mau mengumumkan nama yang akan maju bersama di pilkada. “Biar nanti ketua koalisi yang mengumumkan. Kalau saya, tidak berhak karena hal tersebut merupakan urusan parpol,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini rekomendasi dari DPP terkait dengan pencalonan belum turun. Oleh karena itu, ia mengakui terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain “Kami punya semangat yang sama untuk membangun Sleman,” kata Gustan.
BACA JUGA : Koalisi Sleman Bersatu Masih Menggodok Calon Pendamping Harda Kiswaya di Pilkada Sleman
Disinggung mengenai kabar masuk ke KSB, ia menjawab bahwa partainya akan bekerjasama dengan partai yang punya kesamaan bakal calon yang direkomendasi oleh DPP masing-masing partai. “Bukan merapat. Tapi akan bekerjasama dengan partai yang punya kesamaan bakal calon, namun hingga sekarang rekomendasinya belum turun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling, hari ini.
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada 22 Juli 2026. Total kebutuhan anggaran proyek diperkirakan Rp137,5 miliar.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Libur sekolah membuat permintaan sunat di Juru Supit Bogem, Kalasan, Sleman meningkat. Pengunjung bisa mencapai 50-100 orang, bahkan lebih saat musim puncak.