Advertisement

Kotabaru Heritage Film Festival 2024 Dibuka, Ratusan Film Bertema Warisan Budaya Berkompetisi

Media Digital
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 22:17 WIB
Yosef Leon
Kotabaru Heritage Film Festival 2024 Dibuka, Ratusan Film Bertema Warisan Budaya Berkompetisi Pembukaan Kotabaru Heritage Film Festival 2024 dilaksanakan pada Jumat (9/8 - 2024) di Lapangan SMAN 3 Jogja (email)

Advertisement

JOGJA—Dinas Kebudayaan Kota Jogja kembali menyelenggarakan Kotabaru Heritage Film Festival 2024 yang dipusatkan di Lapangan SMAN 3 Jogja 9-11 Agustus 2024.

Pembukaan Kotabaru Heritage Film Festival 2024 Jumat (9/8/2024) di Lapangan SMAN 3 Jogja.  Program ini bertujuan untuk membentuk persepsi masyarakat masa kini dan masa depan melalui artefak dan arsip dari masa lalu.

Advertisement

Pembukaan acara yang telah dilaksanakan untuk tahun kedua ini dimeriahkan pula dengan keberadaan 70 tenant Pasar Kobar yang menjual berbagai macam kuliner.

BACA JUGA: Biaya Hidup Mahasiswa di DIY Rp2,96 Juta, Pemda: Masih Wajar

Film kondang era 1970-an berjudul Cintaku di Kampus Biru yang disutradarai oleh Ami Prijono diputar untuk menandai pembukaan acara itu.

Film drama percintaan yang diangkat dari novel karya Ashadi Siregar itu sukses membius para penonton yang hadir di acara pembukaan.

Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kota Jogja Dedi Budiono menyebut, agenda ini semakin memperkuat komitmen Pemkot Jogja dalam membangun daya saing Jogja sebagai rujukan dan tujuan dari berbagai stakeholder termasuk wisata sehingga jadi pengungkit utama bagi kesejahteraan masyarakat. (***)

"Kegiatan ini juga sebagai penghargaan kepada pelaku seni budaya khususnya pelaku film di mana temanya adalah warisan budaya yang harus senantiasa dijaga dan sekaligus merupakan modal dasar untuk membangun daya saing Jogja," jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti mengatakan, Kotabaru Heritage Film Festival adalah platform penting di Kota Jogja yang menjadi titik temu perayaan warisan budaya melalui film.

Tidak hanya membidik audiens para pecinta film saja, tapi juga masyarakat umum dengan hiburan di era 1960 hingga 1980an.

"Ada berbagai program yang akan dilangsungkan dalam acara ini yakni pemutaran dan kompetisi film, pameran cerita film, pasar Kobar, sinema berdansa, public lecture serta lokakarya," katanya.

Menurut Yetti film memainkan peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya warisan budaya. Melalui film, upaya pelestarian tidak hanya memperkuat ikatan antara masa kini dan masa depan, tapi juga membentuk warisan memori kolektif yang penting untuk dicatat.

"Agenda ini menerima 171 karya film yang dipilih untuk berbagai program pemutaran termasuk kompetisi," jelasnya

Adapun para peserta meliputi pelajar, umum hingga Pemerintah Daerah dari seluruh Indonesia. Kotabaru Heritage Film Festival tahun ini juga bekerja sama secara internasional dengan Thai Film Archive dari Thailand untuk memperkaya perspektif warisan budaya dari kawasan Asia.

"Ada empat kategori kompetisi yang nanti akan dilombakan yakni warisan budaya nasional, narasi budaya sinematik, pelajar bertema budaya dan kategori pemerintah daerah," katanya.

Setiap film yang masuk seleksi masing-masing menawarkan pandangan unik tentang warisan budaya. Dari semua karya yang masuk, kami mendapatkan pelajaran berharga bahwa warisan budaya tidak pernah tumbuh dalam isolasi, melainkan selalu berkembang melalui keterbukaan dan interaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa

Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement