Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah partai di Kulonprogo masih belum membuat keputusan final siapa yang akan diusung atau didukung di Pilkada 2024. Kondisi itu terjadi pada PAN dan PKB, yang hingga kini masih belum mendapat rekomendasi dari DPP.
Ketua DPC PKB Kulonprogo, Sihabudin, menjelaskan pihaknya belum mendapat rekomendasi dari DPP terkait nama bakal calon yang akan didukung. “Belum ada [rekomendasi] semua di tangan DPP PKB,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (13/8/2024).
BACA JUGA : DPP PDIP Bakal Umumkan Pasangan Calon Pilkada Besok, Ini Kata PDIP Bantul
Adapun DPC PKB Kulonprogo yang juga sempat tergabung dalam Koalisi Kulonprogo Maju, sebelumnya telah mengusulkan nama Akhmad Basuki di koalisi dan ke DPP. Namun usulan ini juga belum mendapat kesepakatan dari koalisi yang terdiri dari Gerindra, PPP, Nasdem, Golkar, PAN, Nasdem dan PKS.
Sedangkan salah satu kader PKB mendaftar lewat DPC PDI Perjuangan Kulonprogo dan sudah mendapat surat tugas yakni Yusron Martofa. Namun sampai saat ini hasil evaluasi dari pemanggilan surat tugas tersebut juga belum keluar.
Kepala Bapilu PAN Kulonprogo, Riemas Ginong Pratidina, juga mengaku belum memutuskan arah dukungan, karena masih menunggu rekomendasi DPP. “Belum ada [rekomendasi]. Belum ada perkembangan signifikan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.