Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Ilustrasi megathrust Indonesia./Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG kembali menjelaskan soal adanya potensi gempa bumi Megathrust di Indonesia. Pasalnya, pemberitaan potensi gempa bumi Megathrust yang beredar di berbagai media dan masyarakat masih disalah pahami.
Kepala Stasiun Geofisika Sleman BMKG, Setyoajie Prayoedhie menjelaskan bahwa pulau Jawa berada pada pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan IndoAustralia, sehingga aktivitas kegempaan di wilayah selatan Pulau Jawa relatif tinggi. Tingginya aktivitas kegempaan tersebut adalah hal yang wajar.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Gempa Megathrust, BMKG Sarankan Penyesuaian Gaya Membangun Rumah
Alasannya, pertemuan lempeng tersebut berada pada suatu zona patahan yang cukup panjang disebut Zona Subduksi dan pada zona ini merupakan lokasi sumber gempa megathrust atau gempa yang terjadi pada bidang patahan yang sangat besar
pada kedalaman kurang dari 50 km.
"Informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat," katanya melalui siaran persnya, Rabu (4/9/2024).
Namun sebaliknya, lanjut Setyoadjie, informasi potensi gempa dan tsunami merupakan upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa, apabila terjadi gempa kuat dan membangkitkan tsunami dengan skenario terburuk.
"Ingat! Potensi gempa bumi berbeda dengan prediksi gempa bumi. Potensi merujuk kepada kemampuan sumber gempa bumi untuk melepaskan energi gempa bumi dengan kekuatan tertentu, sedangkan prediksi mengacu kepada suatu informasi mengenai kapan, di mana, dan berapa besar kekuatan gempa bumi," katanya.
Hingga saat ini, sambung Setyoadjie, belum ada ilmu pengetahuan maupun teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu memprediksi terjadinya gempa (kapan, di mana, dan berapa kekuatannya). "Kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya," ujarnya.
Meski begitu, dia menegaskan bahwa Megathrust adalah fakta. Untuk itu, BMKG menghimbau kepada pemerintah, pihak
swasta, LSM, dan seluruh elemen masyarakat agar dapat mulai melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi megathrust dengan cara misalnya tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang, dan berwisata di pantai.
"Dapatkan update informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dengan cepat dan akurat hanya dari BMKG melalui aplikasi android/IOS InfoBMKG, website www.bmkg.go.id, atau media sosial @stageofsleman," ujarnya.
Selain itu, semua pihak harus memperkuat kesiapan melalui mitigasi gempa dan tsunami berbasis masyarakat dengan mengikuti sosialisasi, peningkatan literasi, latihan simulasi, dan memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Dialog Pemberdayaan Harian Jogja Insights, Kemenko PM, dan UGM membahas kendala perizinan, pemasaran, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Rupiah menguat 5 poin ke Rp17.894 per dolar AS, didukung penurunan harga minyak dan indeks dolar AS, sementara sentimen domestik masih dicermati.
Pakar UGM mengingatkan masyarakat agar tidak panik terkait isu pes di Siberia dan menekankan penguatan surveilans tikus serta kesiapan tenaga kesehatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp132.850 per kg, telur ayam Rp32.150, serta harga beras, daging, gula, dan minyak goreng.
Kemenkes mengusulkan standar tarif pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji mulai Rp800.000 untuk mengurangi ketimpangan biaya dan memperketat istithaah.