Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pemotor melintas di depan Pasar Godean yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden Jokowi, Rabu (4/9/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasar Godean Sleman telah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Rabu (28/8/2024). Namun demikian, sejumlah pengunjung harus kecele karena pasca peresmian belum ada aktivitas apapun di pasar tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh pedagang di Pasar Darurat Godean di Padukuhan Berjo, Sidoluhur, Rani. Menurut dia, pada Minggu (1/9/2024), banyak yang kecele karena saat datang ke Pasar Godean yang baru ternyata masih sepi aktivitas.
“Banyak yang menelepon, kok belum pindah ke pasar yang baru. Ya, saya jelaskan kalau kemarin baru peresmian saja, tetapi belum bisa pindah,” kata Rani saat ditemui di kios pakaian yang dimiliki di Pasar Darurat Godean, Rabu (4/9/2024).
Ia mengaku banyak yang menghubunginya karena ingin melihat suasana baru di Pasar Godean setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi. Namun niatan tersebut belum terlaksana karena sesampainya di pasar belum ada aktivitas sama sekali.
“Kebetulan kan pas hari libur sekalian ingin melihat sekalian berbelanja, ternyata di Pasar Godean belum ditempati,” katanya.
Menurut dia, pedagang di pasar relokasi baru akan pindah mulai tahun depan. Hal ini dikarenakan keberadaan pasar belum didukung prasarana lain seperti tempat parkir.
“Tempat parkirnya belum ada. Jadi pindahnya baru Mei tahun depan. Untuk saat ini masih berada di lokasi sementara, meski Pasar Godean telah selesai dibangun,” kata Rani.
Salah seorang warga di Kalurahan Sidoagung, Godean, Wahyono mengatakan, kondisi di Pasar Godean yang baru selesai dan telah diresmikan Presiden Jokowi masih ditutup.
BACA JUGA: Meski Sudah Diresmikan Jokowi, Pedagang Belum Bisa Tempati Pasar Godean
Pasalnya, hingga sekarang juga belum ada proses pemindahan pedagang dari lokasi relokasi ke bangunan yang baru. “Memang sudah selesai dibangun, tapi pedagangnya belum pada pindah sehingga tidak ada aktivitas jual beli di pasar yang baru,” katanya.
Ia mengakui akses ke pasar juga masih ditutup karena di adanya tali plastik mirip police line yang terpasang di pintu masuk. “Jadi memang belum bisa masuk karena juga belum ada aktivitasnya hingga sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.