Pilkada Sleman, Hasil Tes dan Penelitian Diserahkan kepada Pasangan Calon Besok
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen RSUD Sleman menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati dan wakil bupati ke KPU Sleman, Rabu (4/9/2024).
Rencananya, hasil verifikasi berkas pencalonan dan pemeriksaan tes kesehatan akan diserahkan ke tim pasangan calon, Kamis (5/9/2024).
Advertisement
Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni, mengatakan jajarannya sudah menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan untuk empat bakal calon ke KPU Sleman pada Rabu pagi. Meski demikian, ia enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut karena menjadi kewenangan KPU. “Yang jelas hasilnya sudah kami serahkan,” kata Novita kepada wartawan, Rabu.
Menurut dia, secara keseluruhan pemeriksaan berjalan lancar. Adapun pelaksanaan berlangsung pada 30-31 Agustus 2024.
Secara garis besar pemeriksaan terbagi menjadi tiga kategori, yakni pemeriksaan kesehatan jiwa, kesehatan rohani dan bebas narkoba. Total ada 33 petugas kesehatan yang dilibatkan dalam pemeriksaan secara maraton ini.
“Ada sekitar 20 dokter spesialis, ada juga psikiater maupun psikolog yang ikut memeriksa pasangan calon,” kata Novita.
Menurutnya, ada perbedaan jumlah pemeriksaan terhadap calon perempuan dan laki-laki. Untuk laki-laki hanya menjalani 15 tahapan pemeriksaan, sedangkan perempuan ada sekitar 18 kali pemeriksaan kesehatan. “Macamnya banyak ada MRI, jantung, USG dan lainnya. Selain itu, juga ada tes dengan menjawab 500 pertanyaan,” katanya.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh, mengatakan jajarannya sudah menerima hasil pemeriksaan kesehatan milik pasangan calon Kustini Sri Purnomo-Sukamto, dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Meski demikian, ia mengakui belum bisa mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut karena akan disampaikan bersamaan dengan hasil penelitian dokumen syarat pencalonan yang diserahkan saat pendaftaran. “Besok [Kamis] hasilnya akan diserahkan ke masing-masing paslon. Jadi, ditunggu saja,” katanya.
Meski belum mau mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan atau penelitian dokumen pencalonan, Aan mengakui ada tahapan masa perbaikan pada 6-8 September 2024. “Kalau hasilnya terdapat syarat yang belum sesuai, maka dapat diperbaiki saat masa perbaikan,” katanya.
Untuk penetapan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada 22 September 2024. Namun sebelum dilakukan penetapan, KPU membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran berkaitan dengan keabsahan persyaratan pasangan calon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemerintah Inggris Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
Advertisement
Ini Lima Desa Wisata Paling Mudah Diakses Wisatawan Menurut UN Tourism
Advertisement
Berita Populer
- Pilkada Bantul: TPS Rawan Gangguan Saat Pemungutan Suara Mulai Dipetakan
- BPBD Bantul Sebut 2.000 KK Tinggal di Kawasan Rawan Bencana Longsor
- Dua Bus Listrik Trans Jogja Senilai Rp7,4 Miliar Segera Mengaspal
- Akan Dipulangkan ke Filipina, Begini Ungkapan Mary Jane Veloso
- Lima Truk Dam Asal Jogja Buang Sampah ke Saptosari Gunungkidul, Sopir Diamankan Polisi
Advertisement
Advertisement