Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman memastikan dokumen pencalonan milik Kustini Sri Purnomo-Sukamto dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan. Sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon, masyarakat diminta memberikan masukan terhadap dokumen yang telah diserahkan.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, Pilkada Sleman hanya diikuti oleh dua bakal pasangan calon. Upaya penelitian berkas milik pasangan Kustini Sri Purnomo-Sukamto dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa juga telah diselesaikan.
Adapun hasilnya dokumen pencalonan milik kedua pasangan sudah dinyatakan memenuhi persyaratan. Sesuai upaya mewujudkan keterbukaan public, maka KPU Sleman meminta saran dan masukan berkaitan dengan dokumen pencalonan yang dimiliki bakal pasangan calon.
Masyarakat dapat memberikan tanggapan dan masukan berkaitan dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati; keabsahan dokumen pencalonan seperti ijazah dan lain sebagainya. Selain itu, juga menyangkut visi misi dan program yang dimiliki kedua pasangan.
“Semua bisa diakses melalui laman resmi milik KPU Sleman,” kata Aan, Senin (16/9/2024).
Dia menjelaskan, untuk tanggap dan Masyarakat bisa dimasukan mulai 15-18 September 2024. Adapun caranya, bisa mendatangi ke Kantor KPU Sleman atau mengirimkan melalui email atau melalui tautan bit.ly/TanggapanMasyarakat_PilbupSleman2024.
Hingga sekarang KPU Sleman masih menunggu adanya masukan dari Masyarakat. Nantinya, sambung Aan, apabila ada yang memberikan masukan, maka akan mengklarfikasinya.
“Waktu klarifikasi mulai 15-21 September 2024,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, calon bupati dan wakil bupati Sleman akan ditetapkan pada 22 September 2024. Sehari berikutnya dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon.
“Ada dua bakal calon yang maju di Pilkada Sleman. Untuk calon dari jalur perseorangan tidak ada karena keduanya maju lewat jalur partai,” katanya.
Dia menambahkan, setelah tahapan pencalonan akan dilanjutkan ke tahapan kampanye. Rencananya kampanye berlangsung mulai 25 September hingga 23 November. “Pemilihan akan dilaksanakan di 27 November. Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar di semua tingkatan mulai dari TPS, PPS, PPK hingga KPU kabupaten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.