Advertisement
BPBD Kulonprogo Minta Warga Pesisir Selatan Waspada, Ada Potensi Banjir Rob

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—BPBD Kulonprogo meminta masyarakat di pesisir Selatan Jogja mewaspadai potensi banjir rob. Meskipun peringatan dini potensi banjir rob akibat gelombang tinggi itu terjadi di Kebumen, Cilacap, Sukabumi, dan Cianjur namun warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
Kepala BPBD Kulonprogo, Taufiq Prihadi menjelaskan pihaknya akan meningkatkan pantauan di sepanjang pantai Kulonprogo. "Untuk sementara ini, pads Kamis siang tinggi gelombang masih normal untuk wilayah Pantai Glagah," katanya, Kamis (19/9/2024).
Advertisement
Taufiq menerangkan meski gelombang laut normal tapi meminta masyarakat untuk menghindari berkegiatan di pantai jika tak penting. Pelaku wisata di pesisir selatan Kulonprogo juga diminta memastikan keamanan wisatawannya dengan memberikan peringatan sampai pengawasan jika sewaktu-waktu gelombang laut meninggi.
Kulonprogo tak termasuk wilayah yang mendapat peringatan dini banjir rob, jelas Taufiq, tapi tak menutup kemungkinan bencana tersebut dapat terjadi. "Sehingga imbauan kami yang utama tetap waspada dan jangan lengah, karena di Kebumen saja mendapat peringatan tersebut, jadi ada kemungkinan bisa sampai ke Kulonprogo," paparnya.
Gelombang tinggi yang kemungkinan menyebabkan banjir rob ini, lanjut Taufiq, disampaikan BMKG untuk tiga hari kedepan hingga Sabtu (21/9/2024). "Petugas kami juga akan bersiaga memantau dan berkoordinasi dengan pemangku wilayah setempat di pesisir selatan agar dapat memitigasinya dengan baik," ujarnya.
Sementara itu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo juga mengimbau nelayan-nelayan di wilayahnya untuk berhati-hati. "Kalau situasi gelombang lautnya tidak memungkinkan melaut lebih baik tidak usah saja dan jangan memaksakan, keselamatan mesti jadi yang utama," terangnya.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kulonprogo, Wakhid Purwosubiyantoro meminta para nelayan untuk aktif memantau perkembangan cuaca ke BMKG dan sumber resmi lainnya. "Kalau kemarin-kemarin gelombang laut normal dan stabil, tapi tetap perlu waspada, sebelum melaut pastikan dulu prakiraan cuacanya ke BMKG," tuturnya.
Wakhid menjelaskan perubahan cuaca dapat terjadi begitu saja termasuk untuk gelombang laut. Ia meminta agar nelayan juga memastikan kapal dan sarana penangkapan ikan juga memadai agar keselamatan saat melaut lebih terjamin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Pemberlakuan Sistem One Way pada Arus Balik di Tol Cipali Dilakukan Lebih Awal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hari Ketiga Lebaran, Kendaraan Keluar DIY Meningkat Signifikan
- BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Minta Warga Waspada
- Mayat Mengapung Ditemukan di Sungai Progo, Kulonprogo
- Arus Balik di Kulonprogo Mulai Meningkat, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan
- Simak Jadwal KRL Jogja Solo Selama Libur Lebaran, Berlaku hingga 13 April 2025
Advertisement
Advertisement