6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, KULONPROGO–Hujan deras yang mengguyur wilayah utara Kulonprogo pada Jumat (28/3/2025) siang hingga malam mengakibatkan Sungai Serang meluap, merendam ratusan rumah di beberapa pedukuhan di Kapanewon Pengasih.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Heri Darmawan mengatakan penyebab utama banjir adalah pendangkalan sungai yang menghambat aliran air.
“Kondisi daerah aliran sungai yang seharusnya normal kini mengalami penyempitan akibat sedimentasi serta pertumbuhan rumput dan kotoran lainnya. Akibatnya, saat curah hujan ekstrem terjadi, air tidak dapat mengalir dengan lancar dan meluap,” ujar Heri Minggu (30/3/2025).
Baca Juga: Hujan Deras Bikin Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo Alami Banjir hingga Tanah Longsor
Data yang dihimpun BPBD setempat, lebih dari 400 rumah terdampak banjir. Satu kompleks perumahan serta beberapa pedukuhan di kanan-kiri Sungai Serang terendam air. BPBD bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan darurat untuk membantu warga terdampak.
"Sekarang sudah aman dan normal kembali, dua hari ini warga dan relawan sudah kerja bakti membersihkan material yang terdampak," ujarnya.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang di DIY Sebabkan Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang, 2 Korban Luka-luka
Mengantisipasi potensi hujan deras yang masih diprediksi terjadi hingga April mendatang, BPBD telah mengimbau seluruh stakeholder, termasuk lurah dan panewu, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami telah mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama jika terjadi hujan lebih dari dua jam berturut-turut. Jika kondisi mengkhawatirkan, warga diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.
Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi, Warga Kulonprogo Sempat Tertimbun Longsor
Selain itu, BPBD juga mendorong kegiatan pembersihan sungai guna mengurangi risiko luapan air. Masyarakat diminta tetap memantau informasi cuaca dari BMKG serta mengikuti arahan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama menjelang mudik Lebaran.
Pihak BPBD memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah mitigasi lebih lanjut, guna mengurangi dampak banjir di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
13 Agustus 2026 diperingati sebagai HUT Mahkamah Konstitusi RI ke-23 dan Hari Pengguna Tangan Kiri Internasional. Simak sejarah dan makna kedua peringatan ini
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.