Advertisement
Sleman Creative Week 2024 Akan Diikuti Peserta dari 25 Negara di Dunia
Creative Weeks - ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman kembali menyelenggarakan event Sleman Creative Week (SCW) #4 di 2024. Acara kali ini berbeda dengan penyelenggaraan di tahun sebelumnya karena gelaran tidak hanya terfokus di satu tempat.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, even SCW sudah digelar sejak 2021 lalu. Keberadaannya juga sebagai pelengkap agenda Bulan Ekonomi Kreatif yang diperingati di setiap Oktober.
Advertisement
Menurut dia, penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya difokuskan di Taman Kuliner di Kalurahan Condongcatur, Depok. Namun, untuk penyelenggaraan 2024 dilakukan perubahan karena waktu dan lokasi pelaksanaan diperbanyak sehingga tingkat kunjungan bisa lebih banyak lagi.
Rencananya SCW #4 dimulai dengan diselenggarakannya Ngaran Kite Festival di Kalurahan Margokaton, Seyegan mulai 12-13 Oktober 2024. Selain menunjukan atraksi utama parade laying-layang di area persawahan, juga ada atraksi seni budaya dan acara lainnya.
Selanjutnya pada 19 Oktober 2024, di Taman Kuliner Condongcatur dilaksanakan kegiatan bazar UKM, pertunjukan stand up comedy serta pemutaran film. SCW 2024 juga diramaikan dengan kegiatan Bedog Art Festival yang digelar 26 Oktober 2024 du Studio Banjarmili, Banyuraden di Kapanewon Gamping.
BACA JUGA: Suhu di Jogja dan Sekitarnya Terasa Panas, Ini Sebabnya
Pada 23-27 Oktober 2024, bertempat di Kampung Media Resort di Jlaan Damai, Ngaglik akan diselenggarakan Pesta Boneka atau International Biennale Puppet Festival dengan tema Seeds of Hope. Kegiatan seni ini akan diikuti peserta dari 25 negara yang terdiri dari Australia, Austria, Brazil, Canada, Perancis, German, Islandia, Italia.
Selanjutnya ada peserta dari Jepang, Macau, Malaysia, Belanda, Polandia, Singapura, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Turki, Inggris dan Amerika Serikat. “Mudah-mudahan acara berjalan dengan lancar karena SCW digelar sebagai wadah pengekspresian pelaku seni kreatif di Bumi Sembada,” katanya, Jumat (11/10/2024).
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisata. berdasarkan data yang diterima, bahwa Oktober merupakan masa of season kunjungan wisata sehingga butuh pengungkit agar kunjungan tetap ramai.
“Biar lebih menarik dalam acara Festival Boneka ini juga ada lomba tari kreasi tingkat SD,” katanya.
Pegiat SCW 2024, Khasan Kurdi mengatakan, secara total SCW #4 diselenggarakan selama hampir dua minggu. Diharapkan ini memberikan dampak terhadap pengembangan kepariwisataan di Bumi Sembada.
“Konsepnya berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya dan harapannya bisa semakin meriah,” katanya.
Dia mencontohkan, untuk Festival Boneka tidak hanya menampilkan peserta dari luar negeri. Pasalnya, juga ada salah satu peserta yang akan mengajak pengunjung untuk membuat boneka secara bersama-sama.
“Nanti yang berhasil dibuat akan dikumpulkan untuk melengkapi target mengumpulkan satu juta boneka dari seluruh dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- PHRI DIY Minta Lalin dan Parkir Disiapkan Saat Libur
- Jadwal DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Minggu 15 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Minggu 15 Februari 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 15 Februari 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Minggu 15 Februari 2026: Hujan Ringan di 4 Wilayah
Advertisement
Advertisement








