Pengelolaan Sampah Gunungketur Jogja Diperkuat Lewat 9 Bank Sampah
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Ilustrasi ZoSS./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul beralasan anggaran terbatas menyebabkan beberapa permintaan sekolah untuk pengadaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) belum dapat dilaksanakan.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo menyampaikan pihaknya menerima pengajuan pengadaan ZoSS dari belasan sekolah setiap tahun. Namun menurutnya, tidak semua pengajuan dapat terpenuhi lantaran anggaran yang terbatas. "Anggaran kita, pagunya tidak mencukupi, kita hanya menunggu Pokok Pikiran [Pokir anggota dewan]," katanya, Kamis (17/10/2024).
BACA JUGA: Kabar Gembira! Dinkes Bantul Bakal Tambah Puskesmas Pembantu di 2 Wilayah Ini
Dia menuturkan program ZoSS telah ada sejak 2022, namun hingga saat ini ZoSS hanya ada pada 20-an sekolah. Dia menuturkan pengadaan ZoSS setiap tahun masih terbatas, hanya berkisar 6-9 sekolah. Tahun ini, katanya, pengadaan ZoSS dilakukan untuk sembilan sekolah di Bantul. Hingga pertengahan Oktober 2024, menurut Agus, pengerjaan ZoSS telah rampung.
Hanya saja, Agus belum dapat memastikan jumlah sekolah yang akan didirikan ZoSS tahun depan. Hal itu lantaran alokasi anggaran untuk pengadaan ZoSS hanya didapat dari Pokir anggota DPRD Bantul. "Tahun 2025, ada beberapa [pendirian ZoSS], tidak ada dari anggaran APBD murni, anggaran dari Pokir," katanya.
Menurut Agus, alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan ZoSS maksimal Rp50 juta per sekolah. Belum ada alokasi APBD untuk pengadaan ZoSS berdampak pada minimnya pengadaan ZoSS. "Padahal, masih ada puluhan sekolah yang memerlukan ZoSS," katanya.
Dishub Bantul pun telah memetakan beberapa sekolah yang terletak di ruas jalan dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi, dan sekolah dengan puluhan anak yang di antar jemput. Hal itu menjadi prioritas dalam pengadaan ZoSS. Meski begitu, menurutnya, pengadaan ZoSS akan tetap disesuaikan dengan pengajuan ZoSS dari setiap sekolah.
Agus menuturkan, pendirian ZoSS tidak hanya di sekolah yang berada di ruas jalan kabupaten, namun juga provinsi. Menurutnya, Dishub Bantul akan meninjau pengajuan pendirian ZoSS dengan melakukan survei lokasi. "Kami berharap alokasi anggaran untuk pendirian ZoSS dapat meningkat tahun depan untuk mendukung status Bantul sebagai kabupaten layak anak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pelaku otomotif nasional dan mitra Jepang menyampaikan masukan soal perizinan, pembiayaan IKM, TKDN hingga kepastian investasi.
Persib Bandung comeback dan menang 2-1 atas Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League 2026/27 lewat gol Thom Haye dan Uilliam Barros.
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
Laba KB Bank menyusut 95,12% menjadi Rp19,02 miliar pada semester I/2026, meski pendapatan bunga bersih tumbuh 36,57%.
Nelayan Pati Haryanto ditemukan meninggal di Pantai Dukuh Widengan setelah empat hari hilang saat berusaha menolong rekannya yang tenggelam.