Advertisement
Didukung Tokoracing.com, Dragnight Competition Diikuti Peserta Se-Pulau Jawa
Warga Gading dan sekitarnya menonton peserta Dragnight Competition di Lanud Gading, Playen, Gunungkidul, Sabtu, (26/10/2024). - Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Advertisement
GUNUNGKIDUL—Dragnight competition digelar secara meriah di Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Sabtu, (26/10/2024). Tidak hanya menyajikan drag competition, acara ini juga menghadirkan panggung rakyat. Selain itu, peserta drag competition berasal dari seluruh wilayah di Pulau Jawa.
Ketua Penyelenggaran Dragnight Competition, Ardyan Yuliyanto menjelaskan drag competition ini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu bracket time, diesel power, dan supporting dengan total 22 kelas yang dilombakan.
Advertisement
Ardyan mengatakan pemenang kompetisi ditentukan dengan jumlah poin yang terakumulasi dari beberapa kelas. Penghitungan poin ini dilakukan dengan rumus paten yang telah diatur oleh IMI.
Kategori bracket time, ada tujuh kelas yang dapat menjadi penyumbang perolehan poin dan kategori diesel power ada lima kelas.
“Peserta kali ini ada dari seluruh Pulau Jawa. Peserta dari Kabupaten Gunungkidul juga ada,” kata Ardyan ditemui di Lanud Gading, Sabtu.
Adapun hadiah dalam kompetisi ini, yaitu motor Nmax dan uang tunai. Khusus motor Nmax akan diberikan untuk juara umum pada kelas bracket time dan diesel power. Hanya ada dua motor sebagai hadiah.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Berkomitmen Bakal Rampungkan IKN dalam Empat Tahun
Lebih jauh, Ardyan menerangkan dragnight competition ini menjadi semacam pra-launching marketplace tokoracing.com.
Tokoracing.com yang akan di-launching awal November 2024 ini menjadi ruang bagi penjual sparepart otomotif apapun untuk menawarkan produknya langsung ke pembeli. Tokoracing.com juga tersedia dalam bentuk aplikasi Android dan iOS.
Ketua Umum Penyelenggara Dragnight Competition, Ofy Nuhansyah atau kerap disapa Ofix Okefix mengatakan penyelenggaraan dragnight competition ini melibatkan banyak pihak seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI), Polsek Playen, Pemerintah Kalurahan Gading, hingga Karang Taruna.
“Kompetisi kali ini kami tidak fokus ke drag-nya. Kami hadirkan sesuatu berbeda. Kami combine dengan pesta rakyat,” kata Ofy.
Ofy menambahkan pesta rakyat berupa panggung musik menghadirkan band indie lokal seperti Lavora, Selera Rakyat, Rumandika, The KAHD, Lyma Band, Deathpole, dan Salbatic.
“Kami membuat hiburan ini tidak hanya untuk pecinta balap, tapi warga sekitar terhibur. Masyarakat bisa melihat drag maupun acara music,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Desak AS Pilih Gencatan Senjata atau Perang Lewat Israel
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Viral Keributan di Kotagede Jogja, Polisi Pastikan Berakhir Damai
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar
Advertisement
Advertisement







