WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Progres pembangunan proses Puskesmas Kraton, beberapa waktu lalu. /ist Dinkes Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Jogja di 2024 menetapkan relokasi dan pembangunan Puskesmas Pakualaman dan Kraton Jogja. Relokasi dua puskesmas tersebut menjadi prioritas didasarkan pada hasil analisis Tim Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja.
Puskesmas Kraton yang berlokasi di jalan Musikanan menempati lahan seluas 590 meter persegi dan Puskesmas Pakualaman yang berlokasi di jalan Jayeng Prawiran No. 13 Purwokinanti Pakualaman menempati lahan seluas 225 meter persegi.
BACA JUGA : Antisipasi Potensi KLB, Dinkes Jogja Perkuat Sistem Kewaspadaan Dini
Terbatasnya lahan dan bangunan pada kedua puskesmas tersebut menjadi kendala dalam penataan bangunan sesuai ketentuan Permenkes No. 43/2019 tentang Puskesmas. Padatnya rumah warga di sekitar lokasi juga menjadikan hambatan untuk mengembangkan bangunan pada kedua puskesmas.
“Alhamdulillaah tahun 2024 Dinas Kesehatan Kota Jogja mendapatkan Dana Alokasi Khusus [DAK] Fisik Tahun 2024 dari Pemerintah Pusat untuk Pembangunan dua Puskesmas, yang termasuk 10 Proyek Strategis Pemerintah Kota Jogja," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Waryono, dalam keterangan tertulis, Minggu (27/10/2024).
Bangunan baru Puskesmas Kraton berada di jalan Langenastran Kidul, Panembahan, dengan luas bangunan sebesar 810 meter persegi. Sedangkan Puskesmas Pakualaman dibangun di jalan Purwanggan, Purwokinanti, dengan luas bangunan sebesar 987 meter persegi.
Rencananya, setelah selesai pembangunan oleh pihak ketiga, kedua puskesmas akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Jogja. “Sesuai rencana, Puskesmas Kraton akan diserahkan ke Dinas Kesehatan pada 16 November 2024, sedangkan Puskesmas Pakualaman akan diserahkan pada 29 November 2024,” kata dia.
Kasi Pelayanan Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Rizka Novriana, menuturkan dengan relokasi ini, masyarakat lebih mudah menjangkau dan mendapatkan pelayanan yang lebih baik, nyaman dan aman.
BACA JUGA : Kabar Gembira! Dinkes Bantul Bakal Tambah Puskesmas Pembantu di 2 Wilayah Ini
“Dengan gedung yang lebih standar masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan lebih nyaman. Akses lebih mudah karena lokasi yang strategis dan tempat parkir yang lebih memadai,” paparnya.
Dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, lebih sesuai standar kedua puskesmas segera dapat menerapkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!
Pemkab Bantul turunkan tiket pantai barat jadi Rp5.000 mulai 1 Juli 2026. Strategi dongkrak wisata dan ekonomi pesisir.