Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Ilustrasi kapal nelayan-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa Koperasi Panjolo Karto Mukti, Kalurahan Girikarto, Panggang akan mendapat lima perahu motor tempel dari Titiek Soeharto.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan pemberian lima perahu motor tempel tersebut juga diikuti pemberian mesin kapal dan alat tangkap nelayan.
“Rabu kemarin kami lakukan verifikasi bantuan kapal, mesin, dan alat tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di Girikarto,” kata Wahid dihubungi, Minggu, (3/11).
Wahid menambahkan bantuan perahu motor tempel tersebut berasal dari Dana Aspirasi Ketua Komisi 4 DPR RI Dapil DIY, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto. Perahu ini akan digunakan untuk mendukung keberadaan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing. “Akhir 2024 ini bantuan tersebut akan diserahterimakan,” katanya.
Menurut DKP DIY, PPP Gesing mampu menampung 50 perahu motor tempel dan 40 kapal sekoci. PPP tersebut juga diproyeksikan menghasilkan produksi perikanan tangkap sebesar 5.920 ton per tahun, senilai sekitar Rp88 miliar.
PPP Gesing diproyeksikan menjadi Tourism Fishing Port di mana akan ada pusat kuliner perikanan yang dapat menjadi pilihan wisatawan apabila berkunjung ke Gunungkidul.
BACA JUGA: Pelabuhan Gesing Segera Diresmikan, Jadi Harapan Baru Perikanan Gunungkidul
Lebih jauh, Wahid menerangkan produksi perikanan tangkap hingga triwulan ketiga 2024 mencapai 2.622.808 kilogram (kg) atau 2.622 ton. Adapun target produksi perikanan tangkap mencapai 4.106 ton. Dengan begitu capaian baru 64%.
“Insyallah target dapat tercapai soalnya tren produksi akhir tahun lebih banyak,” ucapnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto mengatakan musim tangkap ikan masuk ke mongso enam. Tidak ada kendala dalam menangkap ikan.
“Mongso enam ini cuaca masih bagus. Kalau mongso tujuh itu yang bahaya, angin barat daya besar,” kata Rujimanto.
Adapun mayoritas tangkapan ikan di laut November – Desember lebih banyak ikan jenis layur dan kembung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.