Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadija bersama jajaran memantau pembangunan Graha Budaya TBEG, Senin (18/11/2024)./ist Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Graha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) ditargetkan selesai akhir tahun ini dan bisa digunakan awal 2025. Diharapkan dengan fasilitas ini bisa lebih meningkatkan geliat seni budaya Jogja.
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya, memastikan proses pembangunan gedung tersebut berjalan lancar dan selesai tepat waktu. “Kami memantau untuk melihat sejauh mana proses pembangunan Graha Budaya apakah sesuai progres yang ditargetkan," ujarnya, di Graha Budaya TBEG, Senin, (18/11/2024).
BACA JUGA : 30 Kelompok Bregada Tampilkan Atraksi Sepanjang Jalan Kenari Jogja
Dari hasil pantauannya tersebut, Aman mengungkapkan pekerjaan fisik pembangunan Graha Budaya telah sesuai dengan rencana. Rencananya bagunan yang di bangun dengan menggunakan dana keistimewaan (danais) sebesar Rp26,2 miliar ini dapat difungsikan secara optimal pada awal tahun 2025.
"Alhamdulilah untuk pekerjaan fisik dan waktunya sesuai dengan rencana, dan pada awal tahun 2025 bangunan ini bisa digunakan untuk kepentingan kesenian dan kebudayaan," jelasnya.
Ia berharap kehadiran Graha Budaya dapat menambah fungsi dari TBEG yakni sebagai lokomotif bagi pengembangan Kota Jogja bagian selatan. "Dengan hadirnya Graha Budaya dapat menambah geliat kegiatan seni budaya di TBEG sehingga juga akan berdampak pula pada pembangunan Kota Jogja bagian selatan," katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti, mengungkapkan Graha Budaya nantinya akan difungsikan sebagai gedung kegiatan seni budaya indoor. Graha Budaya dilengkapi dengan adanya exhibition hall yang berada di lantai satu dan concert hall yang berada dilantai dua.
"Concert hall digunakan untuk kegiatan kesenian seperti musik, tari, dan masih banyak lagi. Sedangkan exhibition hall nantinya sebagai ruang untuk memamerkan karya-karya dari para seniman," ujarnya.
BACA JUGA : Telah Anggaran Rp1,6 Miliar, Proyek Balai Budaya Tuksono Dilanjutkan Lagi Tahun Ini
Hingga saat ini TBEG memiliki berbagai infrastruktur dan sarana prasarana seperti amphitheater, galeri budaya, embung, dan jogging track. "Untuk panggung pertunjukan atau kegiatan kesenian outdoor dapat dilakukan di Amphitheatre," paparnya.
Ia berharap setelah gedung tersebut selesai dibangun, Graha Budaya dapat menambah ruang ekspresi seni budaya bagi para seniman khususnya seniman di Kota Jogja. "Menambah banyaknya kegiatan seni budaya di Kota Jogja sehingga makin menghidupkan wilayah Jogja Selatan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.