Jogja Target Bebas Sampah Visual, Ribuan Reklame Ditertibkan
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.
Sekda Bantul, Agus Budiraharja menanam kelengkeng dalam Gerakan Tanam Kelengkeng dan Koordinasi Rencana Pengendalian Monyet Ekor Panjang di Kebun Buah Mangunan, Senin (2/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menanam 200 pohon kelengkeng untuk mendorong keanekaragaman hayati di Kebun Buah Mangunan. Dengan begitu, diharapkan kunjungan wisatawan di sana dapat meningkat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja menyampaikan Kebun Buah Mangunan diharapkan mampu menjadi miniatur keanekaragaman buah yang ada di Nusantara. Pasalnya, tanaman kelengkeng tidak ada di sana, maka pihaknya sengaja menanam kelengkeng untuk menambah keanekaragaman tanaman di lokasi tersebut.
“Tanaman kelengkeng sampai hari ini tidak ada. Tanaman kelengkeng kami tanam untuk melengkapi keberagaman tanaman buah yang ada,” ujarnya dalam Gerakan Tanam Kelengkeng dan Koordinasi Rencana Pengendalian Monyet Ekor Panjang di Kebun Buah Mangunan, Senin (2/12/2024).
Dia menilai, karakteristik pertumbuhan tanaman kelengkeng cocok dengan kondisi alam yang ada di sekitar Kebun Buah Mangunan. “Tanaman kelengkeng cocok untuk tumbuh di Bantul, termasuk Mangunan. Mudah-mudahan ini bisa tumbuh dan berbuah,” ujar dia.
Diketahui, kelengkeng yang dapat ditanam adalah memiliki karakteristik pH sekitar 5,5-6,5. Kemudian, curah hujan yang diperlukan untuk penanaman kelengkeng sekitar 2.500-3.000 mm per tahun. Tanaman tersebut juga membutuhkan sinar matahari dengan suhu sekitar 20-33 derajat Celcius dan kelembapan udara sekitar 65%-90%.
Keanekaragaman buah yang ada diharapkan dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di sana. Dari situ, diharapkan akan memberikan dampak pada ekonomi masyarakat setempat. “Apapun kami lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ujungnya untuk memotivasi pertumbuhan masyarakat,” kata Agus.
Kepala Bidang Penyuluhan, Produksi dan Pengembangan Usaha Pertanian DKPP Bantul, Imawan Eko Handriyanto mengatakan penanaman pohon kelengkeng tersebut dilakukan untuk menambah koleksi tanaman buah di Kebun Buah Mangunan.
Dia menuturkan, tanaman buah yang ada di Kebun Buah Mangunan masih terbatas. Beberapa tanaman yang berhasil dibudidayakan antara lain anggur, alpukat, pisang dan durian. Beberapa komoditas tanaman tersebut selama ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan di sana.
“Ini [penanaman kelengkeng] akan terus kami kembangkan agar Bantul dapat menjadi sentra buah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juni 2026 lengkap lokasi, syarat, dan biaya. Layanan mudah, cepat, dan tanpa antre panjang.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Sabtu 27 Juni 2026 lengkap, pilihan transportasi cepat, hemat, dan bebas macet.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 27 Juni 2026, Sleman dan Kulonprogo hujan ringan, wilayah lain berawan hingga cerah berawan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 27 Juni 2026 lengkap, tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel dari pagi hingga malam.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 27 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif tetap Rp8.000, praktis dan tepat waktu.