28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menargetkan puluhan kilometer jalan desa yang dalam kondisi tidak mantap, dapat menjadi mantap pada 2030.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengaku perbaikan jalan tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Dia mencatat ruas jalan desa di wilayah Bantul mencapai 623 kilometer. Dari situ, ada puluhan kilometer jalan desa yang kondisinya tidak mantap atau rusak. "Pada 2025 kami tuntaskan Jalan Kabupaten dulu, 2026 kami memperbaiki Jalan Desa," katanya, Jumat (13/12/24/024).
Halim mengaku perbaikan Jalan Desa tidak dapat dilakukan dalam satu tahun anggaran. Pasalnya, kebutuhan anggaran untuk perbaikan Jalan Desa memakan alokasi anggaran hingga ratusan juta. "[Kebutuhan anggaran perbaikan Jalan Desa] sekitar Rp700 miliar. Itu tidak mungkin satu tahun anggaran, pasti bertahun-tahun," ujarnya.
BACA JUGA: Habiskan Anggaran Rp12,5 Miliar, Perbaikan Jembatan dan Gorong-Gorong di Sleman Berjalan Lancar
Menurut Halim, nantinya perbaikan Jalan Desa tidak hanya menyasar pada kondisi Jalan Desa yang mantap, tetapi juga ketersediaan lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan jaringan Internet.
Menurut Halim, pembangunan infrastruktur pedesaan tersebut akan menunjang perkembangan ekonomi masyarakat pedesaan. Selain itu, infrastruktur perdesaan yang memadai menurutnya akan mendorong minat investor untuk berinvestasi disana.
"Kalau Jalan Desa bagus, listrik tersedia, jalannya terang kalau malam, maka saya yakin calon investor akan dimudahkan dengan adanya infrastruktur yang memadai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.