Advertisement
3 Juta Lebih Wisatawan Kunjungi DIY sampai Libur Akhir Tahun Nanti, Sleman Terbanyak
Ilustrasi isatawan berkunjung ke Candi Prambanan, Sleman. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Destinasi wisata di wilayah DIY kembali menunjukkan tren positif dengan proyeksi peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan pada bulan Desember 2024.
Menurut Plt Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aria Nugrahadi, diperkirakan sebanyak 3.371.901 wisatawan akan mengunjungi DIY pada Desember ini, naik 23,94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Kenaikan jumlah wisatawan ini menunjukkan bahwa daya tarik Jogja sebagai destinasi wisata terus meningkat," ujar Aria, Minggu (15/12/2024).
Advertisement
Dari total jumlah wisatawan tersebut, Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan jumlah kunjungan tertinggi, yakni mencapai 36,25%. Disusul oleh kabupaten/kota lainnya. Sementara Kabupaten Kulonprogo mencatat jumlah kunjungan terendah dengan persentase 5,98%.
Tidak hanya jumlah kunjungan, tingkat hunian hotel di Jogja juga diprediksi akan mengalami peningkatan.
Diperkirakan akan ada 1.016.440 tamu menginap di hotel berbintang dan nonbintang pada Desember 2024, naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya. "Proporsi tamu mancanegara memang masih relatif kecil, yakni sekitar 3,14 persen. Tetapi, angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 1,93% dibandingkan tahun lalu," ucap Aria.
BACA JUGA: Reservasi Hotel untuk Natal dan Tahun Baru di Kota Jogja Mencapai 85 Persen
Untuk menyambut perayaan malam Tahun Baru, telah disiapkan sekitar 20 titik lokasi yang akan dijadikan pusat perayaan. Titik-titik tersebut tersebar di lima kabupaten/kota dan diharapkan dapat mengakomodasi minat masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun.
Di sisi lain, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, Dinas Pariwisata DIY juga akan membuka posko-posko informasi dan pelayanan di sejumlah titik strategis, seperti Malioboro, Bandara YIA, dan Stasiun Tugu Jogja.
Selain itu, koordinasi dengan desa wisata, pokdarwis, dan pemerintah kabupaten/kota juga terus dilakukan untuk memastikan kesiapan dalam menyambut wisatawan. "Kami juga akan mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan masalah seperti kemacetan, kecelakaan, atau bencana alam, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah antisipasi," jelas Aria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







