Advertisement
Makam di Nanggulan Diperluas berkat Wakaf, Kemenag Kulonprogo Gencarkan Jemput Bola
Suasana ikrar wakaf tanah seluas 433 meter persegi untuk perluasan Makam Karanggeneng di Padukuhan Klampis, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan. - Istimewa/Kemenag Kulonprogo
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Makam Karanggeneng di Padukuhan Klampis, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan diperluas berkat wakaf yang diberikan atas tanah di sekitar area tersebut. Penambahan kawasan pemakaman itu mencapai 433 meter persegi.
Kepala Dukuh Klampis, Sardi menjelaskan pada Kamis (2/1/2025) bahwa perluasan area pemakaman di wilayahnya itu berkat seorang pensiunan PNS, Djemingin yang sudah memberikan tanahnya. “Tentu ini sangat kami butuhkan untuk menjamin seluruh masyarakat mendapat layanan pemakaman yang baik,” jelasnya.
Advertisement
Sardi sendiri bertugas sebagai penerima wakaf atau nazir menyebut akan memanfaatkan pemberian tanah itu secara maksimal untuk warganya. “Saat proses ikrar berlangsung lancar, wakif atau yang mewakafkan tanah ini memasrahkannya untuk area perluasan makam. Kami terima dengan baik dan akan memaksimalkannya,” paparnya.
Ratusan meter persegi tanah wakaf ini, jelas Sardi, diperuntukan secara luas dan terbuka untuk pemakaman. “Luas total yang diwakafkan 433 meter persegi dan sudah diurus sepenuhnya, termasuk administrasi pertanahannya,” ujar dia.
Proses wakaf ini dilayani Kemenag Kulonprogo yang dalam prosesnya tidak ada pungutan biaya. “Layanan yang kami berikan ini semuanya gratis, tidak dipungut biaya. Hal ini sesuai dengan amanat Menteri Agama, agar menghindari tindakan korupsi pegawai termasuk gratifikasi,” kata Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Kulonprogo, Haris Widiyanto.
Haris menerangkan pihaknya juga terus mensosialisasikan program wakaf ini lebih luas lagi, termasuk meningkatkan layanan jemput bola tersebut. “Proses ikrar wakafnya sudah dilakukan kemarin dengan bantuan KUA Nanggulan yang juga kami dampingi, harapan kami tanah tersebut makin bermanfaat ke depannya untuk masyarakat.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK: Kaderisasi Partai Lemah Jadi Biang Munculnya Mahar Politik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AHY Dorong Mrican Jadi Model Nasional Penataan Kawasan Kumuh
- Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
- Ratusan Ribu Keluarga di Gunungkidul Terima Bansos Beras dan Minyak
- Jadwal KRL Jogja Solo 25 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- AHY Tinjau Mrican, Penataan Kawasan Kumuh Tekan Risiko Banjir
Advertisement
Advertisement






