Advertisement
Sebanyak 1,12 Juta Penduduk Sleman Dapat Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman akan melaksanakan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun (HUT) pada akhir Januari 2025. Program gagasan Presiden Prabowo tersebut akan menyasar 1,12 juta penduduk Sleman.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan Pemerintah Pusat memberi batas waktu pelaksanaan PKG maksimal pada Senin (3/2/2025). PKG ini akan dilakukan di masing-masing UPT Puskesmas.
Advertisement
“Kami siapkan perangkat yang memiliki pemeriksaan lengkap yang ada di masing-masing UPT Puskesmas,” kata Cahya ditemui di Dinkes Sleman, Jumat (10/1/2025).
BACA JUGA: Kemenkes Sebut Pengeluaran Keluarga untuk Beli Rokok Lebih Besar Ketimbang Belanja Telur
Cahya menerangkan masyarakat nantinya akan mendapat pesan atau notifikasi di ponsel melalui aplikasi SATUSEHAT tujuh hari sebelum hari pemeriksaan. Pesan tersebut sekaligus memuat informasi UPT Puskesmas yang harus dituju untuk dapat mengakses PKG.
Sebenarnya, kata dia Dinkes Sleman juga telah menyelenggarakan Integrasi Layanan Primer (ILP) seperti di Posyandu. Data yang tercatat melalui ILP akan disatukan dengan data PKG.
Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Takelkesmas Dinkes Sleman, Cahya Prihantama mengatakan PKG akan menyasar seluruh siklus kehidupan, mulai bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia. Di tiap siklus kehidupan ini, warga akan mendapat jenis pemeriksaan yang berbeda-beda.
“Kalau dirinci, bayi mendapat pemeriksaan sendiri yang lebih detail seperti skrining hipotiroid kongenital, pertumbuhan-perkembangan bayi, pemeriksaan fisik-indra, dan risiko penyakit tidak menular,” kata Prihantama.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman, Esti Kurniasih mengatakan PKG idealnya dilakukan tepat ketika hari ulang tahun. Hanya, ada kemungkinan seseorang tidak hadir ketika hari PKG.
“Bisa kan karena bekerja dan tidak dapat izin jadi tidak bisa hadir. Kalau begitu, nanti kami beri toleransi. Sebisa mungkin tetap melakukan pemeriksaan di bulan yang sama ketika berulang tahun. Jangan jauh-jauh lah,” kata Esti.
Esti menambahkan masyarakat yng berulang tahun pada Januari dan Februari 2025 tetap mendapat PKG. Ada toleransi hingga Maret 2025. Dengan begitu, dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik.
Disinggung ihwal penggunaan BPJS Kesehatan dalam PKG, Esti menjelaskan PKG tidak berkaitan dengan BPJS Kesehatan. PKG gratis tanpa memandang kelas sosial atau kepemilikan BPJS Kesehatan.
Mulai dari sarana-prasarana, bahan medis habis pakai, dan tenaga kesehatan merupakan fasilitas dari Pemerintah Pusat. Dalam pelaksanaan PKG, kata dia UPT Puskesmas tetap beroperasi seperti hari-hari biasanya. Tidak ada yang khusus.
“Kami ada mitigasi risiko. Kami sedang memetakan penduduk Sleman, ulang tahun kapan dan ada berapa banyak di hari yang sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







