Advertisement
Pedagang Teras Malioboro Diharapkan Mulai Beroperasi saat Libur Panjang Akhir Januari Ini
Slasar Malioboro / Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kota Jogja akan kembali menerima kedatangan wisatawan pada libur long weekend Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek, 25-29 Januari 2024. Pemkot Jogja pun telah menyiapkan berbagai destinasi menarik, salah satunya Teras Malioboro.
Pj Walikota Jogja, Sugeng Purwanto, menjelaskan Kota Jogja saat ini telah memiliki destinasi baru, yakni Teras Malioboro Ketandan dan Teras Malioboro Beskalan. Di kedua lokasi tersebut, wisatawan bisa berbelanja berbagai barang mulai dari craft, fashion hingga kuliner.
Advertisement
BACA JUGA: Tindak Perokok di Malioboro, Pemkot Jogja Akan Memberlakukan Sidang di Tempat
Pihaknya mengusahakan saat memasuki long weekend nanti, seluruh pedagang Teras Malioboro siap menyambut animo wisatawan tersebut. "Kami dan Pemprov DIY telah berkomitmen agar pada libur panjang ini nantinya para pedagang sudah mulai berdagang di Teras Malioboro,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1/2025).
Seperti diketahui, para pedagang baru mulai menempati Teras Malioboro Ketandan dan Teras Malioboro Beskalan pada pekan lalu. Pasca relokasi, sebagian pedagang masih sibuk menyiapkan transisi berjualan di tempat baru.
Pemkot Jogja pun senantiasa mempromosikan keberadaan dua lokasi baru Teras Malioboro tersebut. Salah satunya dengan cara menggelar berbagai event yang diharapkan akan menjadi daya tarik di kawasan tersebut sehingga akan berdampak pula kepada para pedagang.
“Kedepan kami memang berencana akan menggelar berbagai event di Teras Malioboro sebagai bagian dari mempromosikan kawasan tersebut," katanya.
Di samping itu, pada long weekend ini, ia mengajak masyarakat serta wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan Kota Jogja. "Yang jelas jangan buang sampah sembarangan, wisatawan dapat membuang sampah di tempat yang sudah disediakan," katanya.
Menurutnya, menghadirkan kenyamanan, ketertiban, dan kebersihan di tempat wisata merupakan tanggung jawab semua pihak. "Mari kita semua menjaga dan memelihara destinasi wisata yang ada di Kota Jogja," ungkapnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, pihaknya pun memastikan akan melakukan koordinsasi dan pengkondisian untuk hotel dan penginapan di wilayahnya. "Kami juga akan melakukan rekasaya lalulintas di wilayah yang memang sering terjadi penumpukan kendaraan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement







