1.250 Pendaftar, 500 Mahasiswa Lolos Beasiswa Sleman Pintar, Ini Pesan Danang
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Ilustrasi program padat karya/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman menyampaikan tahap identifikasi empat lokasi pelaksanaan program Padat Karya telah selesai. Adapun identifikasi tiga lokasi akan direncanakan pada Mei 2025. Saat ini, Disnaker sedang mengecek dan melengkapi berkas kelompok masyarakat sebagai pelaksana Padat Karya.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sleman, Sumaryati mengatakan identifikasi dilakukan oleh Disnaker bersama fasilitator. Fasilitator ini merupakan pihak ketiga yang memiliki kompetensi atau latar belakang teknik.
Identifikasi dilakukan untuk menentukan kelayakan lokasi sasaran. Apabila layak, Disnaker akan memberi bantuan program tersebut. “Rencana tanda tangan kontrak tidak berubah, tetap Februari 2025,” kata Sumaryati dihubungi, Rabu (5/2/2025).
Lokasi Sasaran Padat Karya Sleman 2025
Adapun lokasi sasaran Padat Karya 2025 dengan sumber dana APBD Sleman yaitu Padukuhan Mlakan, Sambirejo, Prambanan dengan usulan cor blok jalan. Lalu, Padukuhan Salam, Wukirsari, Cangkringan dengan usulan talut jalan. Kemudian, Padukuhan Jodag, Sumberadi, Mlati dengan usulan talut.
Lokasi sasaran juga ada di Padukuhan Jlegongan, Marogorejo, Tempel dengan usulan talut jalan. Tiga lokasi sisanya ada di Padukuhan Bayeman, Bangunkerto, Turi dengan usulan cor blok jalan; Padukuhan Bedilan/ Bolu, Margokaton, Seyegan dengan usulan saluran irigasi; dan Padukuhan Watuadeg, Jogotirto, Berbah dengan usulan cor blok jalan.
BACA JUGA: Sempat Khawatir, Masyarakat Lega dengan Pembatalan Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg
Membuka Lapangan Kerja
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih mengatakan program Padat Karya bertujuan untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi kemiskinan.
Sutiasih menjelaskan pelaksanaan Padat Karya akan menyerap tenaga kerja, utamanya pengangguran dan setengah penganggur untuk bisa mendapatkan penghasilan. Selain itu, program tersebut dapat secara langsung memberdayakan masyarakat, terutama warga miskin atau marginal untuk ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur wilayahnya.
“Lalu juga bisa meningkatkan dan memupuk rasa kebersamaan, karena gotong royongnya. Juga meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan untuk mendukung perekonomian,” kata Sutiasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.