Kenapa Timnas Indonesia U-23 Tak Main di Asian Games 2026? Ini Aturannya
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul angkat bicara terkait banyaknya sampah yang bertebaran di kawasan Stadion Sultan Agung (SSA), pada Sabtu (8/2/2024).
Disdikpora memastikan panitia gelaran pengajian bertajuk MEC Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdulqadir Assegaf yang akan digelar di SSA Bantul, Jumat (7/2/2025) malam bertanggung jawab atas pembersihan sampah tersebut.
BACA JUGA: Meski Sudah Ditegur, Penampungan Sampah Ilegal Kulonprogo Ngeyel Beroperasi
"Kemarin dalam rapat dan panitia bertanggung jawab atas kebersihan setelah acara. Ada surat pernyataan dari panitia juga ada," kata Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto kepada Harian Jogja, Sabtu (8/2/2025).
Nugroho menambahkan, dalam penanganan sampah, panitia gelaran pengajian juga mengaku berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul.
"Tadi malam sejatinya sampah sudah mulai dibersihkan. Dan, pembersihan dilanjutkan hari ini. Selanjutnya sampah nanti akan diangkut oleh DLH," ungkap Nugroho.
Sementara salah satu warga Trimulyo, Jetis, Winda, 32, mengaku sangat terganggu dengan adanya sampah yang berserakan di komplek SSA. Dirinya yang sedang melakukan olahraga pagi merasa tidak nyaman dan keberadaan sampah tersebut membuat aktivitas lari yang dijalani terganggu.
"Meskipun itu kegiatan pengajian, harusnya panitia dan pengelola SSA segera bertindak membersihkan sampah usai acara. Bukan seperti ini, membuat tidak nyaman berolahraga," ungkapnya.
Sekadar diketahui, pengajian bertajuk MEC Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdulqadir Assegaf yang akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Jumat (7/2/2025) malam dihadiri ribuan orang. Polres Bantul bahkan harus melakukan rekayasa lalu lintas, agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.