Si SIGAP DPUPKP Kota Jogja Bikin Arsip Proyek Lebih Mudah Ditelusuri
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Ilustrasi/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dari total 75 kalurahan di Bantul, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (DPMKal) Bantul tercatat baru menerima pengajuan pencairan Dana Desa (DD) dari 17 kalurahan. Untuk itu, DPMKal meminta seluruh kalurahan segera mengajukan permohonan pencarian DD.
Kepala DPMKal Bantul, Sri Nuryanti mengaku masih memproses permohonan pencarian DD tersebut. Nantinya, ketika proses tersebut sudah rampung, maka pencarian DD dapat dilakukan. "Pencairan sekarang sudah bisa dilakukan, tidak perlu menunggu semua kalurahan [mengajukan permohonan pencarian DD]," katanya, Kamis (13/2/2025).
Dia memperkirakan pada Februari 2025, DD tahap pertama dapat cair. Sementara tahap berikutnya akan dicarikan bersamaan dengan pengajuan kalurahan lainnya.
Nuryanti menilai masih ada puluhan kalurahan lain yang belum mengajukan permohonan pencairan DD lantaran masih memetakan alokasi 20% dari DD tersebut untuk ketahanan pangan.
Nuryanti pun mendorong agar kalurahan yang telah melengkapi syarat pengajuan pencairan DD dapat segera menyerahkan permohonan pengajuan pencairan DD. Dengan begitu, DD tersebut dapat segera digunakan untuk pembangunan kalurahan.
Nuryanti mengaku DD yang dialokasi tahun ini mencapai Rp125 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk 75 kalurahan wilayah Bantul.
BACA JUGA: Pencairan Alokasi Dana Desa di Gunungkidul Langsung Dua Termin
Sementara Lurah Terong, Sugiyono mengungkapkan pihaknya masih memetakan alokasi 20% dari dana desa yang diajukannya untuk ketahanan pangan.
Beberapa kegiatan akan dianggarkan dengan dana tersebut antara lain untuk jalan usaha tani, dan mendukung pemberdayaan taruna tani dan kelompok wanita tani (KWT). "Kami masih menunggu [cairnya DD], kalau sudah cair kami lakukan [pembangunan] jalan usaha tani," katanya.
Dia mengaku selagi menunggu pencairan DD, pihaknya telah melakukan kerja bakti untuk menyiapkan lahan guna pembangunan jalan usaha tani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Harga rumah kian mahal, Pemda DIY petakan kebutuhan rusun dan hunian vertikal bergaya tradisional Jawa untuk masyarakat di kawasan Kartamantul.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Terban, Kemantren Gondokusuman.
Jadwal layanan SIM Station Terminal Dhaksinarga Gunungkidul Jumat 18 September 2026. Lengkap dengan syarat BPJS Kesehatan dan lokasi SIM Keliling.
DPUPKP Sleman memperingatkan ancaman krisis hunian 10-20 tahun mendatang dan mendorong pengembangan hunian vertikal bagi warga berpenghasilan rendah.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 18 September 2026 di MPP, Simmade AMPTA, dan Satpas Polresta. Cek lokasi serta syarat perpanjangan SIM A dan C.