Advertisement
Bantul Usulkan 9 Koperasi Dilibatkan Program MBG
Suasana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sinduadi Timur pada Jumat (17/1/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mengusulkan 9 koperasi kepada pemerintah pusat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebanyak sembilan koperasi itu terdiri atas Koperasi Jasa Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok Parangtritis, Koperasi Agro Sedyo Lestari, Koperasi jasa KUD Tani Harjo, Koperasi Produsen Ngudi Makmur, Koperasi Agro Mirasa Boga, Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia, Koperasi Produsen Projomino Mandiri Sejahtera, Koperasi Produsen Amanah Artha Mulia dan Koperasi Jasa KUD Tani Mulyo.
Advertisement
BACA JUGA : Persiapkan MBG, Menteri Budi Arie Datangi Peternakan Ayam Petelur di Bantul
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan, kesembilan koperasi tersebut saat ini siap untuk memasok dan menjadi mitra program MBG. Aris merinci, Koperasi Jasa Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok Parangtritis siap sebagai supplier ikan tangkap laut. Koperasi Agro Sedyo Lestari siap memasok jamur, koperasi jasa KUD Tani Harjo sebagai pemasok beras, jagung dan kedelai, kemudian Koperasi Produsen Ngudi Makmur sebagai pemasok bawang merah, cabai dan pisang, serta Koperasi Agro Mirasa Boga sebagai pemasok buah pisang.
Lalu, ada Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia sebagai pemasok tahu dan tempe, Koperasi Produsen Projomino Mandiri Sejahtera sebagai pemasok ikan budi daya, Koperasi Produsen Amanah Artha Mulia sebagai pemasok daging sapi dan Koperasi Jasa KUD Tani Mulyo sebagai pemasok daging kambing.
"Untuk itu, kami berharap agar koperasi tersebut diverifikasi dan bisa dilibatkan untuk program MBG," kata Aris, Sabtu (22/2/2025).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul Fenty Yusdayati mengungkapkan, hingga tahun 2025 pihaknya telah membina 360 koperasi yang berbadan hukum dengan total anggota 133.195 orang dan total aset sebesar Rp660,7 miliar dan volume usaha sebesar Rp383,7 miliar.
BACA JUGA : Luhut Sebut Rockefeller Foundation Siap Bantu Program MBG
Selain itu, DKUKMPP sejak 2023 telah melakukan tujuh langkah transformasi melalui program membangun big data koperasi berbasis peta, menyusun Perda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, Pembentukan Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah, dan Grand Desain Hilirisasi Ekonomi melalui koperasi. "Diharapkan dengan langkah ini koperasi di Bantul akan menuju koperasi modern," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Advertisement
Berita Populer
- Koperasi Desa Merah Putih di DIY Belum Optimal, Ini Kendalanya
- Pelajar Bantul Dikenalkan Pertanian, Siapkan SDM Unggul
- Petugas TPR JJLS Gunungkidul Dicopot Usai Viral Tiket Tak Sesuai
- Menjelang Vonis, Kasus Hibah Pariwisata Sleman Menguat
- Siap-siap, Sleman dan Kota Jogja Padam Listrik Mulai Pukul 10.00 WIB
Advertisement
Advertisement








