Advertisement
Sempat Tertunda karena Efisiensi Anggaran, Program Padat Karya Kulonprogo Dilanjutkan Setelah Lebaran
Ilustrasi program padat karya - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo akan melanjutkan program padat karya setelah sebelumnya sempat tertunda akibat kebijakan pemangkasan anggaran. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyebut agenda untuk mengurangi pengangguran ini tidak mengalami penurunan jumlah anggaran.
Padat karya akan tetap dilakukan pada 29 titik yang sudah direncanakan sebelumnya. Tiap titik akan mendapat anggaran Rp100 juta untuk membangun dan membayar tenaga kerja proyek yang sudah disusun.
Advertisement
Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Bambang Sutrisno menjelaskan pada Jumat (28/2/2025) bahwa proyek ini akan mulai dilakukan setelah lebaran nanti. “Sudah dipastikan dilanjutkan setelah kemarin ditunda, pelaksanaanya setelah lebaran karena kalau bulan puasa kurang efektif,” jelasnya.
Bambang menerangkan pihaknya akan mulai berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan yang akan mendapat program tersebut. ”Koordinasi untuk memantapkan rencana awal agar semuanya berjalan lancar,” terangnya.
BACA JUGA: Selama Ramadan MBG di Kulonprogo Tetap Berjalan, Menunya Makanan Ringan
Program ini mendapat tanggapan dari DPRD Kulonprogo, jelas Bambang, saat rapat paripurna yang diminta untuk diperluas lagi sasarannya. “Saran ini tentu kami perhatikan, jika memungkinkan tentu akan disesuaikan,” ungkapnya.
Penyesuaian akan dilakukan dalam perubahan APBD 2025 jika memungkinkan. “Nanti kami lihat dulu, usulan perluasan memang bagus karena program ini memang mampu mengatasi kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan infrastruktur,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Caroline Lang Mundur dari SPI Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gaji PPPK Paruh Waktu di Bantul Belum Cair, Ini Kata Bank dan Dinas
- Pembunuh Ibu Kandung Asal Ponorogo Masih Diburu di Gunungkidul
- Kemarau Basah dan Warga Disiplin Tekan Angka Kebakaran di Kulonprogo
- ORI DIY Serap Aspirasi Petani Parangtritis soal Pelayanan Publik
- Lurah Grogol Gunungkidul Ditahan Atas Kasus Penggelapan Kendaraan
Advertisement
Advertisement



