Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY siap menerpakan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Bahkan secara esensial, beberapa kebijakan baru sudah dilaksanakan pada tahun ajaran sebelumnya.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menjelaskan terhadap perkembangan kebijakan SPMB, pihaknya akan menindaklanjuti dengan membuat rancangan Peraturan Gubernur dan sosialisasi baik ke sekolah-sekolah maupun masyarakat pada umumnya. “Intinya kami masih menggunakan KK [Kartu Keluarga] sebagai dasar untuk domisili,” katanya, Selasa (4/3/2025).
Terkait jalur domisili yang bisa lintas provinsi untuk calon murid di wilayah perbatasan, ia mengaku DIY sudah menerapkan hal tersebut pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya, sehingga tidak ada masalah untuk pelaksanaan SPMB berikutnya.
Domisili lintas provinsi tersebut diterapkan pada tingkat SMA/SMK sederajat. Untuk tingkat SMP, ia tidak mengetahui karena wewenangnya berada di pemerintah kabupaten-kota. “Kalau SMP kewenangannya kabupten-kota,” katanya.
Dengan penerapan domisili lintas provinsi ini, maka pihaknya pun berkoordinasi dengan Pemda Jawa tengah sebagai provinsi yang berbatasan dengan DIY. “Kami selalu koordinasi dengan Pemda Jawa Tengah. Termasuk ASPD [Assessment Standarisasi Pendidikan Daerah] juga kami sosialisasikan ke provinsi lain juga,” ungkapnya.
Kemudian untuk kebijakan penganggaran APBD untuk membiayai murid yang tidak diterima di sekolah negeri, pihaknya masih mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Menurutnya, hal ini tidak masalah diterapkan di DIY.
Secara esensi, Pemda DIY juga sudah membantu pembiayaan pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta. “Lewat BOSDa, Kartu Cerdas, itu juga sudah kita lakukan. Jadi esensinya Pemda DIY sudah melakukan itu, kita membantu anak-anak yang di swasta dan siswa tidak mampu. Esensinya kami sudah melakukan,”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.