Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY siap menerpakan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Bahkan secara esensial, beberapa kebijakan baru sudah dilaksanakan pada tahun ajaran sebelumnya.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menjelaskan terhadap perkembangan kebijakan SPMB, pihaknya akan menindaklanjuti dengan membuat rancangan Peraturan Gubernur dan sosialisasi baik ke sekolah-sekolah maupun masyarakat pada umumnya. “Intinya kami masih menggunakan KK [Kartu Keluarga] sebagai dasar untuk domisili,” katanya, Selasa (4/3/2025).
Terkait jalur domisili yang bisa lintas provinsi untuk calon murid di wilayah perbatasan, ia mengaku DIY sudah menerapkan hal tersebut pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya, sehingga tidak ada masalah untuk pelaksanaan SPMB berikutnya.
Domisili lintas provinsi tersebut diterapkan pada tingkat SMA/SMK sederajat. Untuk tingkat SMP, ia tidak mengetahui karena wewenangnya berada di pemerintah kabupaten-kota. “Kalau SMP kewenangannya kabupten-kota,” katanya.
Dengan penerapan domisili lintas provinsi ini, maka pihaknya pun berkoordinasi dengan Pemda Jawa tengah sebagai provinsi yang berbatasan dengan DIY. “Kami selalu koordinasi dengan Pemda Jawa Tengah. Termasuk ASPD [Assessment Standarisasi Pendidikan Daerah] juga kami sosialisasikan ke provinsi lain juga,” ungkapnya.
Kemudian untuk kebijakan penganggaran APBD untuk membiayai murid yang tidak diterima di sekolah negeri, pihaknya masih mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Menurutnya, hal ini tidak masalah diterapkan di DIY.
Secara esensi, Pemda DIY juga sudah membantu pembiayaan pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta. “Lewat BOSDa, Kartu Cerdas, itu juga sudah kita lakukan. Jadi esensinya Pemda DIY sudah melakukan itu, kita membantu anak-anak yang di swasta dan siswa tidak mampu. Esensinya kami sudah melakukan,”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.