Advertisement
Hujan Lebat Disertai Angin, Tiga Rumah di Bantul Rusak Tertimpa Pohon
Petugas BPBD Bantul sedang mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah di Temuwuh Dlingo, Sabtu (8/3/2025). - Ist /BPBD Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Bantul sejak Sabtu (8/3/2025) hingga Minggu (9/3/2024) dini hari menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak.
"Ada sekitar delapan pohon tumbang di wilayah Dlingo, Kasihan, dan Sedayu. Tiga rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta saat dimintai konfirmasi Minggu (9/3/2025).
Advertisement
Agus Yuli mengatakan tiga rumah rusak tertimpa pohon, salah satunya milik Rubiyo di Dusun Tanjan, Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu Rubiyo sedang berada dikamar tidur dan tidak berselang lama istri Rubiyo mendengar suara gemuruh dan ternyata rumah bagian dapur dan gudang tertimpa pohon jati yang mengakibatkan atap roboh.
"Untuk sementara Bapak Rubiyo dan keluarga tidur di rumah anaknya yang berada disamping rumahnya," katanya. BPBD Bantul sudah mengirimkan terpal untuk penanganan sementara.
BACA JUGA: Pelajar Dibacok di SPBU Jalan Parangtritis, Polisi Buru Pelaku
Di Kalurahan yang sama, tepatnya di Dusun Lungguh juga terdapat rumah rusak tertimpa pohon jati. Rumah milik Alex tersebut rusak di bagian atap setelah tertimpa pohon jati, pada Sabtu, sekitar Pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban Jiwa dalam kejadian tersebut.
Sementara satu rumah lainnya yang sudak tertimpa pohon adalah rumah milik Siti Surajiyah di Dusun Dingkikan, Argodadi, Sedayu. Pada Kejadian bermula pada Sabtu terjadi hujan lebat diwilayah Dingkikan RT 06 Argodadi Sedayu Bantul sehingga mengakibatkan pohon jati diameter 90 cm roboh menimpa rumah Ibu Siti Surajiyah, sehingga mengakibatkan sebagian atap rumah mengalami kerusakan.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut dikarenakan rumah dalam keadaan kosong, melihat kejadian tersebut salah satu warga melapor kepada FPRB Argodadi. BPBD langsung menerjunkan tim dan logistik untuk memperbaiki kerusakan rumah tersebut.
Agus Yuli meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terkait dengan kondisi cuaca hujan yang diprediksi masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
"Selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan, FPRB, lembaga terkait dan Jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
Advertisement
Advertisement








