Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Wisatawan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pariwisata DIY terancam makin tiarap akibat penurunan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) karena efisiensi anggaran dan pelarangan study tour yang dilakukan di beberapa daerah.
Sekda DIY, Beny Suharsono, menjelaskan penurunan MICE sudah sangat terlihat di hotel-hotel imbas efisiensi anggaran. “MICE hampir habis, karena tidak boleh kegiatan-kegiatan seremonial. Kalau kita tidak dorong dari sektor lain kan berhenti,” ujarnya, Senin (10/3/2025).
Ia berharap dari sektor wisata bisa menggerakkan perekonomian DIY. Namun hal ini juga menemui tantangan cukup berat dengan kebijakan pelarangan study tour oleh beberapa daerah. Sebagai daerah tujuan wisata, pihaknya terus mempromosikan wisata di DIY.
“Kami akan sampaikan bahwa wisata di Jogja aman, nyaman. Salah satu giat ekonominya dari sektor pariwisata. Kami harus terus mempromosikan bahwa wisata di Jogja aman. Misalnya wisatawan di Pantai, kalau bermain ke laut berarti harus menggunakan safety jacket,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bukan Korban Klithih! Pria Ini Nekat Lukai Diri Sendiri karena Cintanya Terhalang Restu
Study tour menurutnya memiliki peran sebagai salah satu unsur aktivitas wisata di Kota Jogja. Meski demikian, study tour yang pesertanya siswa sekolah secara kualitas belanjanya terbatas. “Namun tetap ada yang bisa memanfaatkan, craft kecil-kecil, resto, hotel yang bukan Bintang 5. Segmennya berbeda,” kata dia.
Beny sudah bertemu dengan beberapa asosiasi industri pariwisata dan mengkhawatirkan imbas dari penurunan ini bisa menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terutama di perhotelan. Pengurangan pekerja menjadi opsi terakhir untuk mengurangi ongkos produksi
“Kalau bisa dihindari betul [PHK]. Kita pernah punya pengalaman yang sangat berat, yaitu saat covid. Kita bisa bertahan dengan misalnya sistem shift-nya dikurangi, sehingga mengurangi tunjangannya. Yang penting tidak ada PHK,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.