Kemarau Panjang Belum Picu Gagal Panen di Gunungkidul, Harga Beras Justru Naik
Gunungkidul belum menerima laporan gagal panen padi akibat kemarau panjang. Namun, harga beras medium dan premium di pasar dilaporkan melampaui HET.
Taman Gunungkidul di Perbatasan Gunungkidul dan Bantul, Kapanewon patuk Gunungkidul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menilai penurunan tingkat kunjungan sekitar 7% di libur Lebaran 2025 merupakan hal yang lumrah. Kondisi yang terjadi tidak lepas dari keadaan ekonomi nasional yang sedang menurun.
Data yang diterimanya selama libur Lebaran kali ini ada pengunjung wisata sebanyak 163.591 orang. Adapun kunjungan di periode sama di tahun sebelumnya mencapai 176.631 orang.
“Turun 7,38 persen dibandingkan kunjungan wisata saat libur Lebaran di 2024,” katanya, Jumat (11/4/2025).
Rasa Syukur ini juga tidak lepas dari target kunjungan yang bisa terlampaui, meski jumlahnya tak seramai tahun lalu.
Di sisi lain, mengacu data dari Kementerian Perhubungan dilaporkan ada penurunan pemudik sekitar 11%, namun hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisata di Gunungkidul karena bisa memenuhi target yang dicanangkan.
“Targetnya hanya 130.000 pengunjung, tapi realisasinya lebih dari 163.000 pengunjung. Jadi, selama libur berlangsung saya terus memantau dan mendapatkan laporan harian tentang pergerakan kunjungan wisata,” katanya.
BACA JUGA: OJK Deteksi 10 Ribu Lebih Rekening di Bank Terlibat Judi Online, Diminta Segera Blokir
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan, selain turunnya faktor ekonomi secara nasional, tingkat kunjungan wisata juga dipengaruhi sejumlah faktor. Sebagai destinasi yang didominasi wisata alam, keadaan cuaca sangat memberikan pengaruh.
“Cuaca ekstrem yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi punya peran karena berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisata,” katanya.
Disinggung mengenai target PAD dari sektor kepariwisataan, Supri mengakui tahun ini dipatok mendapatkan pemasukan dari retribusi masuk wisata sebesar Rp32 miliar. Hingga 7 April 2025, pemasukan yang diperoleh sebesar Rp6,3 miliar atau 19,88% dari target.
“Untuk pengunjung ditarget 2,9 juta orang dan realisasinya sudah mencapai 613.561 orang,” katanya.
Pihaknya akan terus berusaha untuk memenuhi target PAD wisata yang telah dicanangkan oleh Pemkab Gunungkidul. Upaya promosi akan digencarkan melalui berbagai platform maupun kegiatan sehingga destinasi wisata di Bumi Handayani bisa semakin dikenal dan kunjungannya bisa terus ditingkatkan.
“Tentunya kami juga terus berupaya mengembangkan destinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung yang datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul belum menerima laporan gagal panen padi akibat kemarau panjang. Namun, harga beras medium dan premium di pasar dilaporkan melampaui HET.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 17 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
BYD menunjuk Inokom milik Sime Motors sebagai mitra perakitan EV di Malaysia. Strategi ini berbeda dengan pabrik BYD yang telah beroperasi di Subang, Indonesia.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat