Kejari Tetapkan Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal Tersangka Korupsi
Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal jadi tersangka korupsi dana hibah pariwisata 2020 senilai Rp10,95 miliar dan langsung ditahan 20 hari.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Tebing Breksi menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Selain menyuguhkan wisata alam, Tebing Breksi juga menawarkan wisata budaya.
Destinasi tersebut bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berwisata pada libur panjang kali ini.
Pengelola Wisata Tebing Breksi, Kholik Widiyanto, mengatakan ada 753 pengunjung per pukul 13.19 WIB. Menurut dia, kunjungan tersebut tergolong ramai dibandingkan hari-hari biasanya. Guna menarik wisatawan, pengelola memiliki sejumlah strategi. Salah satunya adalah live akustik.
“Tiap akhir pekan dan tanggal merah seperti hari ini ada regular live akustik. Mulainya sore hari. Kalau hujan kami menggunakan pendopo di dalam kompleks wisata,” kata Kholik dihubungi, Jumat (18/4/2025).
Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Kaliurang, Danang Sumbodo, juga mengatakan bahwa angka kunjungan wisatawan cukup ramai. “Tidak ramai. Tapi ya lumayan lah. Pukul 12.44 WIB tadi ada 1.400 orang,” kata Danang.
Angka kunjungan tersebut kemudian bertambah menjadi 1.920 orang per pukul 18.09 WIB. Disinggung terkait dengan event libur panjang, Danang mengaku tidak ada event apa pun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal jadi tersangka korupsi dana hibah pariwisata 2020 senilai Rp10,95 miliar dan langsung ditahan 20 hari.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Menonton film dan serial digital menjadi cara siswa SMAN 1 Sleman mengurangi stres setelah ujian sekaligus memulihkan energi dari aktivitas belajar.
HIPMI DIY meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis tidak merugikan UMKM mitra yang telah berinvestasi besar untuk mendukung program pemerintah.
Psikolog menjelaskan kebutuhan akan kontrol, hilangnya empati, dan kemarahan terpendam dapat menjadi faktor pemicu tindakan penyekapan dan penyiksaan.
Penanganan kawasan kumuh Sleman menghadapi kendala anggaran dan status lahan, namun target penataan permukiman terus ditingkatkan hingga 2029.