Telkom Bukukan Pendapatan Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Suasana Stasiun Lempuyangan Jogja, beberapa waktu lalu.ist
JOGJA—KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat pertumbuhan signifikan dalam kinerja angkutan penumpang pada Triwulan I tahun 2025. Selama periode Januari hingga Maret, total volume penumpang yang terdiri dari keberangkatan dan kedatangan di seluruh stasiun wilayah Daop 6 mencapai 3.113.398 orang, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.890.011 penumpang.
Rincian pertumbuhan menunjukkan bahwa jumlah penumpang berangkat tahun 2025 dari stasiun Daop 6 mencapai 1.569.281 orang, meningkat 7% dari tahun 2024 yang mencatat 1.463.430 penumpang. Sementara jumlah penumpang tiba/ datang mencapai 1.544.117 orang, tumbuh 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan capaian 1.426.581 penumpang.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa angka ini mencerminkan performa yang stabil bahkan terus menanjak dari waktu ke waktu, sekaligus mengindikasikan masih tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel.
"Peningkatan volume penumpang ini berbanding lurus dengan performa operasional yang sangat baik, khususnya dalam hal On Time Performance (OTP), yang menjadi salah satu parameter utama kepuasan pelanggan. Pada Triwulan I 2025, OTP keberangkatan tercatat mencapai 99,43%, sementara itu OTP kedatangan mencatatkan capaian 99,74%," ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan OTP ini menjadi bukti konkret komitmen KAI Daop 6 dalam menjaga akurasi dan reliabilitas perjalanan KA, seiring dengan peningkatan ekspektasi publik terhadap layanan transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga tepat waktu.
“Kinerja OTP yang tinggi adalah bentuk nyata dari sinergi berbagai aspek operasi—mulai dari ketepatan jadwal, kesiapan armada, pengelolaan prasarana, hingga respons cepat terhadap dinamika di lapangan,” ujar Feni.
Lebih lanjut, Feni menjelaskan bahwa tren pertumbuhan ini turut diperkuat oleh kehadiran inovasi digital seperti sistem boarding face recognition, fitur carbon footprint di aplikasi Access by KAI, peremajaan dan peningkatan sarana, fasilitas, prasarana, serta pelayanan.
“Kami terus berupaya membangun ekosistem layanan transportasi yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan. Inovasi yang kami hadirkan tidak hanya berfungsi sebagai kemudahan, tapi juga sebagai nilai tambah yang membentuk loyalitas pelanggan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Wilayah kerja Daop 6 yang mencakup destinasi unggulan seperti Yogyakarta, Klaten, Solo, dan sekitarnya juga berkontribusi terhadap tingginya arus mobilitas masyarakat, baik untuk tujuan wisata, pendidikan, maupun bisnis. Integrasi antarmoda dan konektivitas antar kota yang semakin terintegrasi melalui angkutan lanjutan serta kolaborasi lintas sektor memperkuat posisi KAI sebagai tulang punggung transportasi publik yang efisien dan inklusif.
KAI Daop 6 akan terus mengakselerasi transformasi layanan yang berorientasi pada pelanggan (customer-centric), sambil mempertahankan keunggulan operasional dan efisiensi sistem.
“Kami menyadari bahwa mobilitas masyarakat terus berkembang secara dinamis. Maka dari itu, kami tidak hanya fokus pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas pengalaman perjalanan yang diterima oleh setiap penumpang,” tutup Feni. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Pasien obesitas hampir 300 kilogram di Sragen dievakuasi 15 petugas gabungan ke RSUD setelah mengalami sesak napas dan tubuh lemas.
Yamaha kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui Fazzio Youth Festival 2026, ajang tahunan yang memadukan kreativitas, olahraga
PSI Bantul merampungkan kepengurusan di 17 kapanewon dan 76 DPRt, lalu memulai konsolidasi dan pendidikan politik menuju Pemilu 2029.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Survei LKPI mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3% pada semester I 2026.