Kebakaran Lahan Sleman Meningkat, Damkar Tangani 15 Kasus Sehari
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Warga mengikuti pelatihan pembuatan batik jumputan di Kalurahan Wirobrajan, Kamis (25/4/2025). Pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan warga. (Istimewa).
Harianjogja.com, JOGJA–Kalurahan Wirobarajan, Wirobrajan, menggelar pelatihan pembuatan batik jumputan. Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan budaya Indonesia.
Lurah Kelurahan Wirobrajan, Sri Suwardani menuturkan batik jumputan merupakan batik tradisional Indonesia yang perlu dilestarikan. Karen itu, pelatihan tersebut digelar untuk melestarikan seni tradisional Indonesia.
BACA JUGA: Kunjungi Wukirsari Bantul, Menpar Ajak Generasi Muda Ikut Lestarikan Batik
“Tujuan utama kegiatan ini untuk memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai teknik pembuatan batik yang berbeda [dari batik kebanyakan] dan memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya di Kalurahan Wirobrajan, Jumat (25/4/2025).
Dia menyampaikan dalam pelatihan tersebut, warga diperkenalkan dengan teknik pembuatan batik jumputan. Menurutnya, warga pun diberikan tips untuk menciptakan berbagai motif dan kombinasi warna pada batik jumputan.
“Jumputan fokus pada pewarnaan menggunakan teknik perendaman dan pengikatan yang memberi efek bercak-bercak pada kain, ini yang harus diperhatikan dalam proses pembuatannya,” katanya.
BACA JUGA: Warga Kelurahan Baciro Gelar Pameran Batik, Jadi Wadah Unjuk Kreasi
Dalam pelatihan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk membuat batik jumputan. Warga juga diberikan pengetahuan untuk merawat batik jumputan yang telah diproduksi. “Mereka [peserta] diajarkan pula cara pemasaran batik hasil karyanya,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, Kalurahan Wirobrajan menghadirkan pengrajin lokal dan instruktur berpengalaman. Dia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Kapolri Suyudi Ario Seto mendalami 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi. Lima perusahaan telah dicabut izinnya dengan total konsesi 92.464 hektare.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 20 Oktober 2026 di Polsek Cangkringan, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, dan persyaratan.
Tujuh terdakwa kasus Little Aresha meminta dibebaskan. Tim penasihat hukum menilai para pengasuh menjalankan SOP yang ditetapkan manajemen daycare.
BMKG memperingatkan dampak tidak langsung Siklon Tropis Champi di Indonesia timur, termasuk potensi gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter.
Danantara mendukung reformasi pasar modal Indonesia bersama OJK dan BEI setelah MSCI menyoroti transparansi dan tata kelola saham.