Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat suara soal kasus perusakan makam non-muslim di dua lokasi di Bantul, yakni TPU Ngentak di Baturetno, Banguntapan dan kompleks pemakaman Jaranan di RT 01, Panggungharjo, Sewon. Namun Sultan mengaku belum mengetahui secara pasti motif di balik tindakan tersebut.
“Saya nggak tahu. Motifnya apa kan saya nggak tahu,” ujarnya, Senin (19/5/2025).
BACA JUGA: Perusakan Makam di Banguntapan, Polisi Telusuri CCTV
Ia mengingatkan bahwa kasus serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu, tetapi tetap enggan berspekulasi. “Berarti kan ini kembali ke sekian tahun yang lalu, kan juga pernah terjadi seperti itu. Tapi saya enggak tahu motifnya apa," ujarnya.
Sultan menyebut enggan berkomentar lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat penegak hukum. “Kalau memang sudah ada kasus itu, ditangani masalahnya dulu seperti apa. Saya enggak berani komentar, takut keliru memberitahu kepada publik. Saya enggak tahu persoalannya kenapa melakukan perusakan begitu. Saya nggak bisa mengatakan apa-apa," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa komentar yang tidak berdasar dikhawatirkan justru menyesatkan publik. “Soalnya nanti kalau asal saya bicara, nanti berbeda dengan fakta yang ada, kan saya jadi keliru," ungkap Sultan.
Sebelumnya diberitakan belasan makam non-muslim dirusak oleh orang tak dikenal. Kerusakan terjadi pada nisan berbahan kayu dan batu. Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motifnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.