UGM Beri Voucer Makan Gratis untuk 47 Mahasiswa Korban Gempa NTT
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengadakan Pasar Murah di Candibinangun, Pakem pada Kamis (22/5/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengadakan Pasar Murah di Candibinangun, Pakem. Dengan subsidi sembako hingga total Rp8 juta, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga miring melalui pasar murah ini.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sigit Indarto menjelaskan dalam pasar murah ini ada sejumlah bahan pokok yang disubsidi pemerintah, salah satunya beras sebanyak 400 pak dengan harga Rp30 ribu rupiah per pak.
Selain beras ada telur sebanyak 400 pak seharga Rp 20.000 per kg, gula sebanyak 500 pack seharga Rp 12.000 per kg dan minyak goreng sebanyak 600 pak seharga Rp 12.000 per liter. Selain sembako ada juga pakaian bekas layak pakai dengan harga mulai Rp 2.000 per buah.
"Ada 400 masyarakat yang kita undang untuk berbelanja di Pasar Murah ini. Adapun total subsidi yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp8 juta rupiah," terang Sigit pada Kamis (22/5/2025) di kantor Kalurahan Candibinangun, Pakem.
BACA JUGA: Perbaikan Jalan Godean Diperkirakan Selesai November 2025
Sigit menambahkan kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi Ke-109 Kabupaten Sleman. Tujuannya yakni untuk meringankan beban masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya dengan harga lebih terjangkau.
"Hal ini selaras dengan tema hari jadi Sleman, Gumolong Hanggayuh Mukti," jelasnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyebut kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sleman untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kalurahan Candibinangun. Adanya Pasar Murah ini diharapkan Danang dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.
"Jadi silakan dimanfaatkan kesempatan seperti ini untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga. Terima kasih juga untuk panitia, tentu harapan kita acara seperti ini lebih sering lagi kita adakan," tandasnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.