DPRD Kota Jogja Minta Seluruh Trotoar Ramah Difabel
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperluas trotoar ramah difabel agar aksesibilitas penyandang disabilitas tersedia di seluruh kawasan pedestrian.
Suasana jalur pedestrian Malioboro. /Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan Tempat Khusus Merokok (TKM) telah disediakan di Malioboro Jogja guna mendukung penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di destinasi wisata tersebut. Meski demikian beberapa tempat khusus merokok tersebut dinilai belum memenuhi syarat.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Jogja Arumi Wulandari menjelaskan tempat khusus merokok at TKM di kawasan Malioboro idealnya sebanyak 22 titik. Meski demikian saat ini baru tersedia 17 TKM dan lima titik belum tersedia TKM sehingga jumlahnya perlu ditambah. Dari 17 TKM yang saat ini, terpantau 14 TKM sudah memenuhi syarat dan ada tiga TKM yang belum memenuhi syarat.
“Untuk tiga TKM [yang belum memenuhi syarat] dan lima titik yang belum ada TKM, akan kami dorong untuk memenuhi syarat,” katanya, Sabtu (28/6/2025).
Dia menuturkan ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk menyelenggarakan TKM. Terdiri atas tempat harus memiliki sirkulasi udara yang baik, terpisah dari gedung utama atau ruang lain yang digunakan untuk beraktivitas, dan jauh dari pintu masuk atau keluar.
"Kami akan berkoordinasi dengan pengusaha atau lembaga pemerintah yang menyelenggarakan TKM untuk memenuhi syarat tersebut," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menilai tempat publik yang sehat, terbebas dari faktor risiko penyakit, aman dan nyaman merupakan hak setiap warga. Oleh karena itu, Pemkot Jogja melakukan penataan Kawasan Malioboro agar terbebas dari asap rokok melalui KTR.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Berkomitmen Bersama Perangi Peredaran Narkoba
Jumlah kunjungan di Kawasan Malioboro mencapai lebih dari 16.000 orang per hari, ia berharap KTR tersebut dapat menciptakan kawasan tersebut menjadi kawasan yang sehat dan nyaman. Pemkot Jogja telah melakukan monitoring terhadap TKM yang ada di kawasan Malioboro.
“Pemkot Jogja memiliki kewajiban mengawal pelaksanaan kebijakan kawasan Malioboro sebagai KTR. Kemudian, penyediaan TKM juga perlu dilakukan monitoring dan pembinaan secara berkala,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperluas trotoar ramah difabel agar aksesibilitas penyandang disabilitas tersedia di seluruh kawasan pedestrian.
Kepala HAM PBB Volker Türk memperingatkan AI tingkat lanjut bisa menjadi risiko eksistensial bagi manusia dan mendesak pengamanan global.
Motor matic berdecit saat jalan atau mengerem? Kenali 8 penyebabnya, mulai dari kampas rem, CVT, V-belt, bearing roda hingga suspensi.
Jovanka Fayza Khanza Purnama, 14, siswi kelas IX SMP Muhammadiyah Sinar Fajar, Kecamatan Cawas, meraih medali emas pencak silat putri pada Olimpiade Olahraga
Arab Saudi melarang penjualan 30 makanan dan minuman di kantin sekolah, termasuk soda, keripik, minuman energi, es krim, dan sejumlah makanan olahan.
program Kapulaga menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pengembangan potensi usaha masyarakat.