Advertisement
DIY Tahun Ini Tambah 55 SPAB Tingkat SMA/SMK/SLB
Siswa mengikuti Asesmen Nasional (AN) di SMP 5 Jogja, Gondokusuman, Senin (5/4/2021). /ANTARA FOTO - Hendra Nurdiyansyah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus memperbanyak Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), untuk meningkatkan kesiap-siagaan dan upaya mitigasi bencana di sekolah. Pada 2025 ini, ditambah sebanyak 55 SPAB di tingkat SMA/SMK/SLB.
Koord Pengurus Harian Sekratariat Bersama (Sekber) SPAB DIY, Budi Santoso, menjelaskan program SPAB dijalankan oleh Sekber SPAB DIY yang terdiri dari unsur pemerintah, lembaga non pemerintah, dunia usaha, Perguruan Tinggi dan media.
Advertisement
“Saat ini SPAB yang tercatat Sekber SPAB sebanyak 496 sekolah yang ditingkat SMA/SMK/SLB. “Meskipun kalau lihat progress di Kabupaten Bantul yang sudah sekitar 600 TK/SD sekolah. Perkiraan saya totalnya sekitar 1.100-an SPAB,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).
Pada tahun ini, pihaknya menambah sebanyak 55 SPAB di tingkat SMA/SMK/SLB yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY. “Sementara untuk sekolah SD, SMP penambahannya ada di tingkat kabupaten-kota, yang jumlahnya masih dalam proses perhitungan,” katanya.
Pelaksana program SPAB di DIY itu ada yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Baik Tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten-kota dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Menurutnya, adanya efisiensi anggaran tidak lantas menghentikan program ini.
Selain dari Pemerintah, SPAB juga diselenggarakan juga oleh lembaga non pemerintah seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Plan Internasional Indonesia, Kwarda Pramuka, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Kypa, dan sejumlah kampus di DIY.
“Jadi walaupun ada efisiensi anggaran di pemerintah, tapi lembaga non pemerintah dapat berkolaborasi dengan baik di Sekber SPAB DIY. Selain itu juga Alternatifnya mendorong sekolah menjalankan mandiri, bisa tanpa biaya atau menggunakan dana BOS [Bantuan Operasional Sekolah] terbatas,” paparnya.
Setelah terbentuk SPAB, monitoring-evaluasi tahunan diselenggarakan oleh Sekber SPAB DIY. “Kami mendorong sekolah mengupdate SPAB setiap tahun. Pengawasan oleh pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan bersama Sekber SPAB tingkat kabupaten,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement







