Pedagang Pasar Rakyat Sleman Turun 297 Orang, Ini Penyebabnya
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Bencana - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperluas cakupan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 10 sekolah akan ditetapkan sebagai SPAB di 2025.
Analis Data dan Informasi BPBD Kota Jogja, Darmanto menjelaskan penambahan SPAB tersebut menyasar sekolah jenjang SD, SMP, dan madrasah. Penambahan dilakukan merupakan bagian dari pemetaan risiko kebencanaan di lingkungan sekolah.
“Tahun ini ada 10 sekolah yang masuk program SPAB. Terdiri dari tiga SD negeri, satu madrasah ibtidaiyah, lima SMP negeri, dan satu madrasah tsanawiyah,” katanya, Minggu (27/7/2025).
BACA JUGA: Terungkap, Konsumen Beras Premium Oplosan Bayar Rp9.000 Lebih Mahal dari yang Seharusnya
Dengan penambahan tersebut, maka di 2025 ini ada 34 sekolah di Kota Jogja yang menjadi SPAB sejak program tersebut digulirkan pada 2022. Setiap tahun rata-rata ada sekitar delapan sekolah per tahun yang disasar menjadi SPAB.
“Untuk jenjang SMP negeri, semuanya [tahun ini] sudah menjadi SPAB. Tahun depan kami akan fokus ke SD negeri, dengan target 12 sekolah,” katanya.
Darmanto menuturkan selama ini beberapa SPAB merupakan sekolah yang rawan bencana, antara lain bencana banjir, dan longsor. Pasalnya beberapa sekolah di Kota Jogja masih berdiri dengan jarak kurang dari satu meter dari bibir sungai. Hal itu membuat sekolah tersebut tersebut rawan terjadi dua bencana alam tersebut.
Beberapa sekolah yang dibidik menjadi SPAB juga memiliki lahan yang terbatas, sehingga ketika terjadi gempa bumi, proses evakuasi dinilai masih sulit dilakukan.
"Struktur bangunan juga menjadi perhatian. Ada sekolah yang bertingkat hingga tiga lantai dengan tangga sempit dan curam, balkon yang terlalu kecil, bahkan tidak memiliki halaman evakuasi,” katanya.
BACA JUGA: Ada Dua Festival di Akhir Pekan, Angka Kunjungan Wisata di Bantul Meningkat 97 Persen
Program SPAB dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada guru dan siswa. Sehingga diperlukan edukasi, perbaikan struktur bangunan gedung dan kesiapan dari segi infrastruktur pendukung proses evakuasi. Ia mendorong agar berbagai stakeholder dapat mendorong upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana tersebut.
“Potensi kebencanaan paling tinggi [di Kota Jogja] gempa bumi, ini bahaya yang tidak bisa kita prediksi saat jam kegiatan belajar mengajar [KBM] guru dan siswa harus siap [menghadapi bencana],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.
Céline Dion meraup US$125,5 juta dari 16 konser di Paris. Setelah comeback usai vakum panjang, ia dijadwalkan kembali tampil pada Mei 2027.
WhatsApp gagal mencadangkan chat? Simak 10 cara mengatasi masalah backup di Android dan iPhone, mulai dari memeriksa koneksi hingga pengaturan iCloud.
Inter Milan dan AC Milan memperkenalkan Generali Stadium senilai Rp24 triliun. Stadion berkapasitas 71.500 penonton ditargetkan beroperasi pada 2031.
Fiorentina bermain imbang 2-2 melawan Atalanta pada pekan kesembilan Serie A. Hasil ini membuat La Viola masih tertahan di zona degradasi.
MotoGP Malaysia 2026 dimulai Jumat (30/10). Simak jadwal FP1 dan Practice serta peluang Marc Marquez menambah keunggulan atas Jorge Martin.