Program MBG Dievaluasi Nasional, Pemkab Bantul Tunggu Arahan BGN
BGN menghentikan sementara operasional dapur MBG selama libur sekolah untuk evaluasi nasional. Pemkab Bantul masih menunggu hasil dan arahan lanjutan.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Kelurahan Trimurti, Kecamatan Srandakan yang terdampak bencana kekeringan.
Langkah ini diambil menyusul kesulitan warga mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Distribusi air bersih tersebut mulai dilakukan sejak 2 Juli 2025 lalu.
Bencana kekeringan di wilayah Trimurti makin parah karena jebolnya groundsill atau bendung di Sungai Progo, Srandakan, beberapa waktu sebelumnya.
“Droping air bersih ke wilayah Kelurahan Trimurti sampai dengan Selasa (29/7) kemarin sudah sebanyak 32 tangki atau sekitar 160.000 liter,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, saat dihubungi pada Minggu (3/8/2025).
BACA JUGA: Viral Penumpang Lion Air Marah-marah dan Sebut Adanya Bom di Pesawat
Wilayah yang terdampak ada di lima padukuhan terdiri atas Padukuhan Srandakan, Bendo, Nengahan, Gerso, dan Lopati. Adapun jumlah warga yang terdampak bencana kekeringan ini sebanyak 546 KK yang terdiri sekitar 1.880 jiwa. Kerusakan pada groundsill di aliran Sungai Progo menjadi pemicu utama berkurangnya pasokan air bersih bagi warga setempat.
“Diduga karena kerusakan groundsill di Srandakan, karena sudah sekitar lima sampai enam tahun lalu kalau kemarau aman-aman saja tidak kekeringan, tapi sejak adanya groundsill jebol diduga menimbulkan kekeringan yang sampai saat ini ada lima pedukuhan,” ungkapnya.
Antoni mengungkapkan, awalnya hanya tiga padukuhan di Trimurti yang mengalami kesulitan air bersih. Namun, seiring waktu, wilayah terdampak meluas menjadi lima padukuhan dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah.
“Prediksi kami akan meluas lagi, karena lima enam tahun lalu mereka aman juga tidak apa-apa, jadi pas ada barengan dengan groundsill jebol ini tiga pedukuhan dulunya, baru menyusul dua pedukuhan,” katanya.
Selain membantu warga Trimurti, BPBD Bantul juga telah mendistribusikan air bersih ke tempat lain yang membutuhkan. Pada 25 Juli 2025, droping air bersih dilakukan ke sebuah pondok pesantren di Pedukuhan Bungsing, Kelurahan Guwosari, Pajangan.
“Droping air bersumber dari Pemerintah Daerah Bantul sebanyak 10.000 liter dengan armada truk dari PMI Bantul. Di ponpes tersebut terdapat sebanyak 297 santri dan pengasuh,” ujarnya.
BACA JUGA: BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi Tiga Hari ke Depan
Antoni menyebut BPBD masih menunggu koordinasi lanjutan dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta pihak terkait di tingkat DIY. “Kalau sampai ini belum ada koordinasi di tingkat Kabupaten Bantul maupun DIY, sambil tetap melihat update cuaca dari BMKG. Termasuk melihat perkembangan meluasnya dampak kekeringan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur MBG selama libur sekolah untuk evaluasi nasional. Pemkab Bantul masih menunggu hasil dan arahan lanjutan.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.