30 Hektare Sawah di Tirtohargo Bantul Tergenang Air Laut
Sekitar 30 hektare sawah di Tirtohargo, Bantul, terdampak genangan akibat aliran Sungai Opak tersumbat. DKPP berkoordinasi untuk mengatasinya.
Lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hari ini. Dok Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul resmi menempati posisi baru usai dilantik di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Bantul, Selasa (5/8).
Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran struktur organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan strategis yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto, menjelaskan bahwa rotasi ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Bantul Nomor 77/Peg/D.4/2025. Lima nama yang dilantik mengisi posisi baru dalam jajaran eselon II.
“Pertama, Kurniantara yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, kini dipercaya memimpin Dinas Pertanahan dan Tata Ruang,” kata Triyanto usai pelantikan.
Perubahan posisi juga terjadi pada Istirul Widilastuti, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset, setelah sebelumnya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara itu, Agus Yuli Herwanta digeser dari posisi Kepala Pelaksana BPBD menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
BACA JUGA: 41 Warga Bantul Ganti Kolom Agama Jadi Penghayat Kepercayaan
Perputaran jabatan juga dialami Sukrisna Dwi Susanta, yang kini menempati posisi sebagai Kepala Dinas Sosial, menggantikan Gunawan Budi Santoso yang berpindah menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan.
“Dengan adanya pergeseran ini, posisi Kepala Pelaksana BPBD dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk sementara akan dijabat oleh pelaksana tugas,” jelas Triyanto.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang memimpin langsung pelantikan, menekankan pentingnya rotasi sebagai bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang sehat.
“Ini menjadi hal biasa dan berulang-ulang terus terjadi untuk perbaikan kinerja dan regenerasi,” ujar Halim.
Ia pun mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru guna menyukseskan visi dan misi pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 30 hektare sawah di Tirtohargo, Bantul, terdampak genangan akibat aliran Sungai Opak tersumbat. DKPP berkoordinasi untuk mengatasinya.
DPRD Sleman mengawal aspirasi warga Berbah setelah Jalan Krikilan-Serut diperbaiki usai rusak lebih dari 20 tahun.
Dry ice digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera Selatan untuk membantu mengurangi kabut asap karhutla. Simak cara kerja dan perbedaannya dengan gar
KPK menyita empat mobil terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB, termasuk BMW, AION, dan BYD Atto 3 Superior.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Disdik Sleman merehabilitasi 15 SMP negeri pada 2026 dengan anggaran Rp2,2675 miliar. Kerusakan bangunan didominasi atap dan kayu keropos akibat rayap.