Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polsek Tanjungsari Gunungkidul membeberkan kondisi mayat yang ditemukan tanpa identitas alias misterius di Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Senin (4/8/2025) siang lalu.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa mayat misterius itu sudah dalam kondisi rusak parah dan belum dapat dipastikan jenis kelamin korban karena tubuh korban sudah tidak utuh.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengatakan saat ditemukan, mayat berada di tepi pantai dalam kondisi yang sangat mengenaskan. "Kondisinya rusak, beberapa anggota tubuh sudah tidak ada, di antaranya bagian leher ke atas hilang," ujar Agus, Selasa (5/8/2025).
BACA JUGA: Satu Bendera One Piece di Prambanan Sleman Dicopot
Agus menjelaskan, selain kepala, beberapa jari tangan dan bagian kaki juga telah hilang. Tubuh korban tampak membengkak dan berwarna putih, tanda-tanda telah lama terendam air laut.
"Karena kondisi yang demikian, jenis kelaminnya pun belum bisa diketahui. Saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk autopsi dan identifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Tim medis akan menggunakan metode identifikasi forensik, termasuk pemeriksaan tulang, untuk mencari tahu jenis kelamin dan kemungkinan identitas korban. Namun, Agus belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan itu akan keluar.
"Kami belum bisa tentukan kapan hasilnya keluar. Itu semua tergantung proses medis yang dilakukan di RS Bhayangkara," katanya.
Sebelumnya, Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh salah satu pengunjung sekitar pukul 13.30 WIB. Pengunjung itu langsung melapor ke tim SAR yang sedang berjaga.
BACA JUGA: Kejagung Sita Uang dan Mobil Mewah Milik Riza Chalid
"Setelah dicek, jenazah sudah berada di pasiran dan kondisinya tidak bisa dikenali," ujar Sunu.
Polisi kini mendalami kemungkinan mayat tersebut adalah salah satu wisatawan asal Jakarta Timur yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Siung. Namun, petugas menegaskan hal itu masih perlu menunggu hasil identifikasi resmi. Hingga berita ini diturunkan, proses autopsi dan identifikasi masih berlangsung di RS Bhayangkara Polda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.